kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.868.000   -20.000   -0,69%
  • USD/IDR 17.206   48,00   0,28%
  • IDX 7.634   12,62   0,17%
  • KOMPAS100 1.054   2,19   0,21%
  • LQ45 759   1,54   0,20%
  • ISSI 277   0,40   0,14%
  • IDX30 403   0,28   0,07%
  • IDXHIDIV20 490   1,86   0,38%
  • IDX80 118   0,34   0,29%
  • IDXV30 139   0,96   0,70%
  • IDXQ30 129   0,30   0,23%

Sudah masuk ke pasar perdana, BI serap SBSN Rp 1,7 triliun


Rabu, 22 April 2020 / 16:20 WIB
Gubernur Bank Indonesia Perry Warjiyo menyampaikan konferensi pers melalui fasilitas live streaming di Jakarta, Kamis (9/4/2020).


Reporter: Bidara Pink | Editor: Noverius Laoli

"Pokoknya pembiayaan fiskal mekanismenya bisa dipenuhi dengan pasar. Baru, kalau pasar kurang BI sebagai the last resort dan itupun jumlahnya ada batasan tertentu agar sejalan dengan kaedah dampaknya terhadap inflasi yang terukur," tambah Perry.

Seperti yang diketahui, pemerintah telah kembali menarik utang lewat lelang Sukuk Negara.

Baca Juga: BI bisa beli surat utang pemerintah hingga 25% pada pekan ini

Sukuk yang dilelang terdiri dari 6 seri surat utang, yaitu SPNS08102020, SPNS08012021, PBS002, PBS026, PBS004 dan PBS005.

Target yang ditetapkan sebesar Rp 7 triliun dan target maksimal sebesar Rp 14 triliun. Pemerintah pun mencatat penawaran untuk 6 seri surat utang tersebut sebesar Rp 18,8 triliun alias 2,7 kali dari jumlah yang dimenangkan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×