kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.909   -286,89   -4,63%
  • KOMPAS100 784   -39,99   -4,85%
  • LQ45 591   -27,99   -4,52%
  • ISSI 205   -9,70   -4,52%
  • IDX30 335   -14,15   -4,05%
  • IDXHIDIV20 415   -13,46   -3,14%
  • IDX80 89   -4,67   -4,98%
  • IDXV30 113   -4,14   -3,52%
  • IDXQ30 109   -3,71   -3,30%

Subsidi gas elpiji 3 kg bisa bengkak jadi Rp 10 T


Selasa, 07 Januari 2014 / 17:31 WIB
ILUSTRASI. Chery Tiggo 7 Pro dipamerkan saat ajang GIIAS 2022.


Reporter: Margareta Engge Kharismawati | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Tidak hanya beban subsidi bahan bakar minyak (BBM) bersubsidi yang melonjak akibat pelemahan rupiah, beban gas elpiji subsidi pun melonjak. Potensi pembengkakannya mencapai Rp 10 triliun.

Direktur Jenderal Anggaran Kementerian Keuangan Askolani mengatakan, dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Perubahan (APBN-P) 2013 alokasi untuk gas elpiji subsidi 3 kg mencapai sekitar Rp 30 triliun dari total pagu subidi BBM, LPG, dan BBN sebesar Rp 199,9 triliun.

"Potensi tagihannya bisa ke Rp 40 triliun karena dampak kurs," ujar Askolani yang dijumpai di Kementerian Keuangan, Selasa (7/1).

Seperti diketahui, asumsi nilai tukar rupiah terhadap kurs dollar Amerika Serikat (AS) dalam APBN-P 2013 adalah 9.600. Karena gejolak mata uang garuda yang terus mengalami pelemahan, pemerintah pun memberikan outlook terbaru bagi rupiah yaitu berada di kisaran 10.414-10.468.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×