kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.631.000   29.000   1,11%
  • USD/IDR 16.870   24,00   0,14%
  • IDX 8.885   -52,03   -0,58%
  • KOMPAS100 1.226   -2,75   -0,22%
  • LQ45 867   -1,47   -0,17%
  • ISSI 324   0,11   0,04%
  • IDX30 441   1,22   0,28%
  • IDXHIDIV20 520   3,38   0,65%
  • IDX80 136   -0,29   -0,21%
  • IDXV30 144   0,32   0,22%
  • IDXQ30 142   1,10   0,79%

Sri Mulyani proyeksi pertumbuhan ekonomi 5,05% di kuartal III-2019


Minggu, 03 November 2019 / 13:48 WIB
Sri Mulyani proyeksi pertumbuhan ekonomi 5,05% di kuartal III-2019
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas di area bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (17/10/2019).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga 2019 berada pada level 5,05%.

Level yang diperkirakan tersebut sama dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua sebelumnya yang menandakan perekonomian tumbuh stagnan.

Baca Juga: The Fed pangkas suku bunga, pasar obligasi Indonesia makin dilirik asing

“Kami tetap optimistis di kuartal ketiga bisa di atas 5%. Mungkin seperti yang BKF (Badan Kebijakan Fiskal) sampaikan, tumbuh di 5,05%, tutur Menkeu, Jumat (1/11).

Sri Mulyani berharap, pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih dapat bertahan pada kisaran 5% untuk menopang pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Sebab, porsi konsumsi rumah tangga dalam struktur PDB mencapai 55,79% pada kuartal kedua lalu.

Begitu juga dengan pertumbuhan investasi, yang meski melambat, diharapkannya bisa tetap tumbuh pada level 5% di kuartal ketiga lalu. Kontribusi investasi pada struktur PDB Indonesia sebesar 31,25%.

“Mungkin yang berat adalah eksternalnya, yaitu ekspor,” pungkas dia.

Baca Juga: Empat Strategi Penting Dalam Mengembangkan UKM

Seperti diketahui, pertumbuhan net ekspor Indonesia pada kuartal kedua lalu negatif 6,73%.




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×