kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.545.000   -20.000   -0,78%
  • USD/IDR 18.109   16,00   0,09%
  • IDX 5.050   20,17   0,40%
  • KOMPAS100 649   1,43   0,22%
  • LQ45 518   4,63   0,90%
  • ISSI 164   -2,40   -1,44%
  • IDX30 292   2,74   0,95%
  • IDXHIDIV20 394   5,37   1,38%
  • IDX80 75   0,27   0,36%
  • IDXV30 108   0,37   0,34%
  • IDXQ30 99   1,18   1,21%

Sri Mulyani proyeksi pertumbuhan ekonomi 5,05% di kuartal III-2019


Minggu, 03 November 2019 / 13:48 WIB
ILUSTRASI. Pekerja beraktivitas di area bongkar muat peti kemas di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta, Kamis (17/10/2019).


Reporter: Grace Olivia | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID -  JAKARTA. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati memproyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal ketiga 2019 berada pada level 5,05%.

Level yang diperkirakan tersebut sama dengan pertumbuhan ekonomi pada kuartal kedua sebelumnya yang menandakan perekonomian tumbuh stagnan.

Baca Juga: The Fed pangkas suku bunga, pasar obligasi Indonesia makin dilirik asing

“Kami tetap optimistis di kuartal ketiga bisa di atas 5%. Mungkin seperti yang BKF (Badan Kebijakan Fiskal) sampaikan, tumbuh di 5,05%, tutur Menkeu, Jumat (1/11).

Sri Mulyani berharap, pertumbuhan konsumsi rumah tangga masih dapat bertahan pada kisaran 5% untuk menopang pertumbuhan ekonomi secara keseluruhan. Sebab, porsi konsumsi rumah tangga dalam struktur PDB mencapai 55,79% pada kuartal kedua lalu.

Begitu juga dengan pertumbuhan investasi, yang meski melambat, diharapkannya bisa tetap tumbuh pada level 5% di kuartal ketiga lalu. Kontribusi investasi pada struktur PDB Indonesia sebesar 31,25%.

“Mungkin yang berat adalah eksternalnya, yaitu ekspor,” pungkas dia.

Baca Juga: Empat Strategi Penting Dalam Mengembangkan UKM

Seperti diketahui, pertumbuhan net ekspor Indonesia pada kuartal kedua lalu negatif 6,73%.




TERBARU

[X]
×