kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

S&P Sebut Pemulihan Kepercayaan Investor Jadi Kunci Dukungan Kredit Indonesia


Kamis, 19 Februari 2026 / 11:41 WIB
S&P Sebut Pemulihan Kepercayaan Investor Jadi Kunci Dukungan Kredit Indonesia
Logo S&P Global ditampilkan di kantornya di distrik keuangan di Kota New York (REUTERS/Arsip)


Sumber: Reuters | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - SINGAPURA. S&P Global Ratings menilai pemulihan kepercayaan investor menjadi faktor krusial bagi dukungan kredit negara (sovereign support) Indonesia, menyusul gejolak pasar saham yang dipicu peringatan dari penyedia indeks global MSCI pada Januari 2026 lalu.

Dalam laporan terbarunya, S&P menyebut dampak langsung gejolak pasar terhadap metrik kredit negara Indonesia masih terbatas untuk saat ini. 

Lembaga pemeringkat itu mencatat otoritas Indonesia telah mengambil langkah untuk membenahi struktur pasar yang selama ini memengaruhi arus portofolio asing.

S&P menilai pelemahan kepercayaan investor masih dapat dipulihkan. Namun, kegagalan dalam memulihkan sentimen pasar dinilai berpotensi menimbulkan dampak yang lebih serius dibandingkan sekadar perubahan klasifikasi indeks oleh MSCI.

Baca Juga: Moody's Pangkas Outlook Kredit Indonesia Jadi Negatif, Begini Respons Kemenkeu

“Kerusakan terhadap kepercayaan investor masih bersifat reversibel. Namun jika tidak ditangani dengan baik, dampaknya bisa lebih berat daripada re-klasifikasi MSCI,” tulis analis S&P dalam laporan tersebut.

S&P juga mengingatkan bahwa peringkat kredit Indonesia sensitif terhadap kinerja fiskal dan stabilitas eksternal. Volatilitas pasar saham yang berlarut-larut berisiko meningkatkan kemungkinan penurunan peringkat kredit.

Sebelumnya, pada Januari, MSCI menyoroti persoalan transparansi yang memicu aksi jual di pasar saham Indonesia dan mendorong pemerintah mengumumkan paket reformasi pasar secara luas.

Baca Juga: Indonesia dan AS Teken Kerjasama di Sektor Energi Hingga Tekstil US$ 38,4 Miliar

Tekanan terhadap persepsi investor juga datang dari lembaga pemeringkat lain. Awal bulan ini, **Moody’s** menurunkan outlook Indonesia menjadi negatif dari sebelumnya stabil. Penurunan tersebut didasari oleh berkurangnya prediktabilitas dalam perumusan kebijakan.

Serangkaian penilaian ini menjadi tantangan tambahan bagi Indonesia, sebagai salah satu ekonomi terbesar di **G20**, dalam menjaga stabilitas pasar keuangan dan kepercayaan investor global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×