kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.900.000   50.000   1,75%
  • USD/IDR 17.015   -85,00   -0,50%
  • IDX 7.279   308,18   4,42%
  • KOMPAS100 1.006   48,66   5,08%
  • LQ45 734   31,96   4,56%
  • ISSI 261   11,11   4,45%
  • IDX30 399   16,64   4,35%
  • IDXHIDIV20 487   15,47   3,28%
  • IDX80 113   5,31   4,92%
  • IDXV30 135   4,22   3,24%
  • IDXQ30 129   4,64   3,73%

Solusi dari Kemenkes bagi yang sudah vaksinasi tapi sertifikat vaksin belum muncul


Sabtu, 18 September 2021 / 09:45 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung memindai kode QR melalui aplikasi Peduli Lindungi sebagai syarat masuk ke Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (8/9). Solusi dari Kemenkes bagi yang sudah vaksinasi tapi sertifikat vaksin belum muncul juga. KONTAN/Cheppy A. Muchlis.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Sudah vaksinasi COVID-19 tapi sertifikat vaksin belum muncul juga? Berikut ini solusi dari Kementerian Kesehatan alias Kemenkes.

Selain itu, ada juga masyarakat yang mengeluhkan kesalahan data di kartu vaksin. Bagaimana cara memperbaikinya?

"Tenang, Anda bisa menyampaikan kendala yang dihadapi melalui e-mail sertifikat@pedulilindungi.id," tulis akun Facebook Kementerian Kesehatan, dikutip Sabtu (18/9).

Baca Juga: PPKM Level diperpanjang, ini daftar pelonggaran dan pengetatan pembatasan terbaru

Anda yang masih mengalami kendala, seperti sertifikat vaksin belum muncul juga, bisa mengirimkan e-mail dengan format: 

  • Nama lengkap 
  • NIK KTP 
  • Tempat tanggal lahir
  • Nomor HP 
  • Melampirkan foto dan kartu vaksin

Supaya bisa langsung diproses, Anda bisa langsung menyampaikan biodata lengkap, swafoto dengan memegang KTP, dan menjelaskan keluhannya.

Untuk mengecek sertifikat vaksin, Anda bisa melakukannya melalui situs PeduliLindungi atau link SMS.

Baca Juga: Salah satunya dari Indonesia, WHO pantau varian virus corona ini




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kontan & The Jakarta Post Executive Pass

[X]
×