kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.580.000   6.000   0,23%
  • USD/IDR 17.928   15,00   0,08%
  • IDX 6.119   81,97   1,36%
  • KOMPAS100 788   11,28   1,45%
  • LQ45 603   7,78   1,31%
  • ISSI 213   2,98   1,42%
  • IDX30 336   5,02   1,52%
  • IDXHIDIV20 429   6,53   1,54%
  • IDX80 90   1,23   1,39%
  • IDXV30 116   1,54   1,34%
  • IDXQ30 110   1,55   1,44%

Solusi dari Kemenkes bagi yang sudah vaksinasi tapi sertifikat vaksin belum muncul


Sabtu, 18 September 2021 / 09:45 WIB
ILUSTRASI. Pengunjung memindai kode QR melalui aplikasi Peduli Lindungi sebagai syarat masuk ke Mal Kota Kasablanka, Jakarta, Rabu (8/9). Solusi dari Kemenkes bagi yang sudah vaksinasi tapi sertifikat vaksin belum muncul juga. KONTAN/Cheppy A. Muchlis.


Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - Sudah vaksinasi COVID-19 tapi sertifikat vaksin belum muncul juga? Berikut ini solusi dari Kementerian Kesehatan alias Kemenkes.

Selain itu, ada juga masyarakat yang mengeluhkan kesalahan data di kartu vaksin. Bagaimana cara memperbaikinya?

"Tenang, Anda bisa menyampaikan kendala yang dihadapi melalui e-mail sertifikat@pedulilindungi.id," tulis akun Facebook Kementerian Kesehatan, dikutip Sabtu (18/9).

Baca Juga: PPKM Level diperpanjang, ini daftar pelonggaran dan pengetatan pembatasan terbaru

Anda yang masih mengalami kendala, seperti sertifikat vaksin belum muncul juga, bisa mengirimkan e-mail dengan format: 

  • Nama lengkap 
  • NIK KTP 
  • Tempat tanggal lahir
  • Nomor HP 
  • Melampirkan foto dan kartu vaksin

Supaya bisa langsung diproses, Anda bisa langsung menyampaikan biodata lengkap, swafoto dengan memegang KTP, dan menjelaskan keluhannya.

Untuk mengecek sertifikat vaksin, Anda bisa melakukannya melalui situs PeduliLindungi atau link SMS.

Baca Juga: Salah satunya dari Indonesia, WHO pantau varian virus corona ini




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×