kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • LQ45863,16   -14,36   -1.64%
  • EMAS920.000 -0,86%
  • RD.SAHAM -1.01%
  • RD.CAMPURAN -0.38%
  • RD.PENDAPATAN TETAP -0.08%

SoftBank dukung Indonesia jadi tuan rumah Olimpiade 2032 di ibu kota baru?


Selasa, 10 Maret 2020 / 21:17 WIB
SoftBank dukung Indonesia jadi tuan rumah Olimpiade 2032 di ibu kota baru?
ILUSTRASI. Presiden Joko Widodo (kanan) berbincang dengan mantan Perdana Menteri Inggris yang juga Executive Chairman Institute for Global Change Tony Blair (tengah) dan CEO SoftBank Masayoshi Son di Istana Merdeka, Jakarta, Jumat (28/2/2020).

Reporter: SS. Kurniawan | Editor: S.S. Kurniawan

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) sedang menimbang tawaran menjadi tuan rumah Olimpiade 2032. Bahkan, pesta olahraga terakbar di dunia ini bakal berlangsung di ibu kota negara yang baru. 

Sumber Reuters mengatakan, Pemerintah Indonesia sedang dalam pembicaraan awal dengan Chief Executive Officer (CEO) SoftBank Masayoshi Son dan investor lain untuk dukungan menjadi tuan rumah Olimpiade 2032.

Pemerintah berencana memulai pembangunan ibu kota negara baru yang mengusung tema "Pintar dan Hijau" senilai US$ 34 miliar di Kalimantan Timur mulai Agustus 2020 nanti untuk menggantikan Kota Jakarta.

Baca Juga: Komite Olimpiade Indonesia optimistis Indonesia jadi tuan rumah Olimpiade 2032

Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) membenarkan, pemerintah sedang mengevaluasi bagaimana menjadikan ibu kota baru sebagai kota kandidat untuk Olimpiade 2032. Sebab, Indonesia sudah mengajukan Jakarta.

Menurut Bahlil kepada Reuters, pemerintah sudah menyampaikan rencana menjadikan ibu kota negara yang baru sebagai tuan rumah Olimpiade 2032 kepada beberapa investor.

Dua orang dengan pengetahuan tentang masalah ini menyebutkan kepada Reuters, pejabat tinggi Indonesia telah meningkatkan kemungkinan dukungan SoftBank terhadap rencana Olimpiade saat Son ke Jakarta pada akhir Februari lalu. 

Baca Juga: Pemerintah libatkan tiga perusahaan asing jadi konsultan pembangunan ibu kota baru

Son bertemu Presiden Jokowi dan mantan Perdana Menteri Inggris Tony Blair untuk membicarakan tentang ibu kota negara baru pada 28 Februari lalu. Menurut juru bicara kepresidenan, diskusi termasuk fasilitas olahraga tetapi tidak Olimpiade.

Sumber Reuters membisikkan, Son terbuka untuk proposal Olimpiade, dengan kemungkinan SoftBank memberikan bantuan, dan Grab yang mendapat dukungan dana dari SoftBank akan bertindak sebagai "mitra mobilitas."

Tapi, Bahlil mengatakan kepada Reuters, dia tidak mengetahui ada diskusi khusus Presiden Jokowi dengan Son membicarakan Olimpiade. Sementara perwakilan SoftBank dan Grab menolak berkomentar.

Baca Juga: RUU pemindahan ibu kota dalam tahap finalisasi

Informasi saja, Komite Olimpiade Internasional (IOC) akan memilih kota tuan rumah Olimpiade 2032 pada 2025 mendatang.

Sebelumnya, Son mengatakan kepada wartawan pada Januari lalu, ia berharap untuk berinvestasi lebih banyak di Indonesia dari komitmen saat ini termasuk investasi sebesar US$ 2 miliar di Grab.

Sumber Reuters lainnya mengungkapkan, sementara Son masih menilai rencana penanaman modal baru, pengumuman investasi kemungkinan akan datang pada April nanti dan melibatkan Grab.

Baca Juga: Ini empat nama kandidat yang akan menjadi kepala otoritas ibu kota negara (IKN)

CEO Grab Anthony Tan menulis di LinkedIn pekan lalu, ia "sangat senang bergabung dengan diskusi (28 Februari) tentang ibu kota baru Indonesia", dan ingin bekerja sama dengan SoftBank "untuk mengembangkan infrastruktur penting untuk ibu kota baru".

DONASI, Dapat Voucer Gratis!
Dukungan Anda akan menambah semangat kami untuk menyajikan artikel-artikel yang berkualitas dan bermanfaat.

Sebagai ungkapan terimakasih atas perhatian Anda, tersedia voucer gratis senilai donasi yang bisa digunakan berbelanja di KONTAN Store.



TERBARU
Kontan Academy
Panduan Cepat Maximizing Leadership Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale

[X]
×