kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.920.000   30.000   1,04%
  • USD/IDR 16.900   45,00   0,27%
  • IDX 7.935   -168,62   -2,08%
  • KOMPAS100 1.117   -23,38   -2,05%
  • LQ45 816   -13,78   -1,66%
  • ISSI 278   -6,99   -2,45%
  • IDX30 426   -6,36   -1,47%
  • IDXHIDIV20 515   -6,10   -1,17%
  • IDX80 125   -2,26   -1,78%
  • IDXV30 139   -2,98   -2,10%
  • IDXQ30 139   -1,10   -0,79%

Sofjan Wanandi ajak pengusaha tak lagi gunakan SPV


Rabu, 31 Agustus 2016 / 20:14 WIB
Sofjan Wanandi ajak pengusaha tak lagi gunakan SPV


Reporter: Hasyim Ashari | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Ketua Dewan Pertimbangan Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo) Sofjan Wanandi menyampaikan, pihaknya sudah meminta kepada para pengusaha untuk tidak lagi menggunakan perusahaan cangkang atau special purpose vehicle (SPV). Ini merupakan komitmen Apindo dalam menyukseskan program pengampunan pajak atau tax amnesty.

"Kita minta supaya tidak menggunakan SPV lagi cukup dengan perusahaan Indonesia. Untuk ke depan, bayar pajaknya di sini juga," ujar Sofjan saat konferensi pers, Rabu (31/8).

Dia mengaku, Peraturan Menteri Keuangan (PMK) terkait SPV diharapkan bisa menarik bagi pengusaha. Pasalnya, pembuatan SPV sebetulnya untuk menghindari dua kali membayar pajak. Dengan adanya program ini, katanya, nantinya pembayaran pajak tidak perlu kucing-kucingan lagi.

Dia menyatakan tidak semua investasi di luar negeri itu adalah hasil dari tindakan korupsi. Contohnya saja dia, ia mengaku mempunyai perusahaan di luar negeri dan itu hasil kerja kerasnya di Indonesia. "Itu semata menanamkan uang di tempat yang terbaik," ungkapnya.

Dan saat ini Indonesia merupakan tempat terbaik untuk menanamkan investasi di tengah kondisi ekonomi dunia yang turun Indonesia masih bisa tumbuh ekonominya hingga 5,18%. Dan juga Indonesia merupakan the best three," ungkapnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×