kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.000   153,00   0,86%
  • IDX 5.941   -254,36   -4,11%
  • KOMPAS100 785   -38,94   -4,72%
  • LQ45 589   -30,28   -4,89%
  • ISSI 206   -8,52   -3,97%
  • IDX30 334   -15,73   -4,50%
  • IDXHIDIV20 412   -15,89   -3,71%
  • IDX80 89   -4,83   -5,16%
  • IDXV30 113   -4,09   -3,48%
  • IDXQ30 108   -4,46   -3,97%

Soal RUU Pilkada, Partai Demokrat ikut arahan SBY


Rabu, 17 September 2014 / 08:00 WIB
ILUSTRASI. Twibbon Hari Peduli Autisme Sedunia 2023. 


Sumber: Kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Dewan Kehormatan Partai Demokrat Amir Syamsuddin, mengatakan sikap Partai Demokrat akan mengikuti arahan dari Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono. Sebelumnya, SBY menilai rakyat sudah terbiasa dengan pilkada langsung dan sistem tersebut cocok dengan sistem presidensial yang dianut Indonesia.

"Saya kira penjurunya Ketua Umum Demokrat, Dia yang jadi pegangan Partai Demokrat," ujar Amir, saat ditemui di Kompleks Parlemen Senayan, Jakarta, Rabu (16/9).

Amir mengatakan, seperti yang disebutkan SBY, Partai Demokrat tidak boleh mengurangi kualitas demokrasi dari rakyat. Demokrasi saat ini, kata dia, sudah mendapatkan penghargaan dari dunia internasional.

Karena itu, langkah yang harus dilakukan adalah meningkatkan kualitas demokrasi tersebut. Meski begitu, Amir menekankan perlunya pasal-pasal untuk mengurangi ekses yang mungkin terjadi pada pelaksanaan pemilukada nantinya.

"Ya tentunya mengusulkan beberapa pasal-pasal untuk mengantisipasi akibat-akibat yang dirasakan dari kualitas demokrasi itu," ucap Amir. (Fathur Rochman)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×