kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.120   -5,00   -0,03%
  • IDX 6.075   36,83   0,61%
  • KOMPAS100 793   5,00   0,63%
  • LQ45 602   -0,67   -0,11%
  • ISSI 211   3,48   1,68%
  • IDX30 340   -0,83   -0,24%
  • IDXHIDIV20 421   -1,46   -0,35%
  • IDX80 90   0,41   0,46%
  • IDXV30 115   0,70   0,61%
  • IDXQ30 109   -0,21   -0,19%

Soal pencabutan subsidi elpiji 3 Kg, Luhut: Tidak ada rencana merugikan masyarakat


Sabtu, 18 Januari 2020 / 07:06 WIB
ILUSTRASI. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Panjaitan


Reporter: kompas.com | Editor: S.S. Kurniawan

Belum lama ini, Luhut bilang, ia memanggil direktur utaram Perusahaan Listrik Negara (PLN) untuk menanyakan, kapan pembangkit-pembangkit listrik mereka menggunakan minyak kelapa sawit (CPO). Ini agar impor solar bisa ditekan. 

Sebelumnya, peneliti Institute for Development of Economic and Finance (Indef) Riza Annisa mengatakan, langkah pencabutan subsidi elpiji 3 kg sudah tepat. Pasalnya, banyak masyarakat mampu masih membeli elpiji melon ini. 

Riza menilai, wacana pemerintah untuk mengalihkan subsidi harga LPG 3 kg menjadi uang tunai akan meningkatkan ketepatan sasaran subsidi masyarakat miskin. "Sehingga, sebenarnya dengan peningkatan harga dianggap lebih fair, win-win solution," ujar dia. 

Berdasarkan data APBN 2020, anggaran subsidi elpiji 3 kg sebesar Rp 50,6 triliun. Angka ini turun dari dari 2019 yang mencapai Rp 58 triliun.

Penulis: Ade Miranti Karunia

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Luhut Soal Pencabutan Subsidi Elpiji 3 Kg: Konteksnya Efisiensi"

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×