kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   -20.000   -0,75%
  • USD/IDR 18.125   38,00   0,21%
  • IDX 6.038   113,48   1,92%
  • KOMPAS100 788   17,25   2,24%
  • LQ45 602   13,12   2,23%
  • ISSI 207   3,32   1,63%
  • IDX30 341   7,10   2,13%
  • IDXHIDIV20 423   9,63   2,33%
  • IDX80 90   2,01   2,29%
  • IDXV30 114   2,10   1,87%
  • IDXQ30 109   1,94   1,81%

Soal Danantara, Hashim Djojohadikusumo: Ini Gagasan Orang Tua Kami


Rabu, 26 Februari 2025 / 13:01 WIB
Soal Danantara, Hashim Djojohadikusumo: Ini Gagasan Orang Tua Kami
ILUSTRASI. Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto menyampaikan, pembentukan BPI Danantara merupakan gagasan yang sejak lama digaungkan orang tuanya yakni Prof. Sumitro Djojohadikusumo sejak 40 tahun lalu.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto sudah resmi mendirikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara)

Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo, menyampaikan, pembentukan BPI Danantara merupakan gagasan yang sejak lama digaungkan orang tuanya yakni Prof. Sumitro Djojohadikusumo sejak 40 tahun lalu.

Maka itu, Hashim bilang, berdirinya Danantara menjadi momentum yang emosional bagi Presiden Prabowo Subianto yang juga merupakan kakak kandung Hashim.

"Saya bersaksi bahwa berdirinya Danantara ini sebetulnya bagi Pak Prabowo sangat emosional. Kejadian emosional bagi beliau, bagi saya juga. Karena sesungguhnya Danantara ini adalah gagasan dari orang tua kami 40 tahun lalu, tahun 80-an," ujarnya di acara CNBC Economic Outlook 2025, Jakarta, Rabu (26/2).

Baca Juga: UU Resmi Disahkan, Ini Pembagian Tugas Menteri BUMN dan Danantara

Hashim menuturkan, pemerintah yang berkuasa kala itu belum berkenan dengan gagasan terkait Danantara ini. Nah, setelah Prabowo mendapat mandat untuk memimpin Indonesia maka gagasan tersebut bisa direalisasikan.

"Kita diberikan kesempatan oleh Tuhan yang Maha Kuasa untuk betul-betul berbuat yang menurut orang tua kami, salah satu solusi untuk menanggulangi, mengentaskan kemiskinan," kata Hashim.

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Danantara pada Senin, (24/2). Badan ini disebut memiliki modal senilai US$ 20 miliar atau sekitar Rp 300 triliun.

Adapun Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani ditunjuk sebagai CEO (Chief Executive Officer), Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria sebagai COO (Chief Operating Officer), dan Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk Pandu Sjahrir sebagai CIO (Chief Investment Officer).

Baca Juga: Danantara, Harapan Baru atau Risiko Besar bagi Ekonomi Indonesia?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×