kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.652.000   21.000   0,80%
  • USD/IDR 16.889   19,00   0,11%
  • IDX 8.948   63,58   0,72%
  • KOMPAS100 1.240   13,93   1,14%
  • LQ45 879   12,32   1,42%
  • ISSI 327   2,65   0,82%
  • IDX30 449   8,13   1,84%
  • IDXHIDIV20 531   10,57   2,03%
  • IDX80 138   1,59   1,17%
  • IDXV30 147   2,50   1,73%
  • IDXQ30 144   2,26   1,60%

Soal Danantara, Hashim Djojohadikusumo: Ini Gagasan Orang Tua Kami


Rabu, 26 Februari 2025 / 13:01 WIB
Soal Danantara, Hashim Djojohadikusumo: Ini Gagasan Orang Tua Kami
ILUSTRASI. Hashim Djojohadikusumo, adik Presiden Prabowo Subianto menyampaikan, pembentukan BPI Danantara merupakan gagasan yang sejak lama digaungkan orang tuanya yakni Prof. Sumitro Djojohadikusumo sejak 40 tahun lalu.


Reporter: Arif Ferdianto | Editor: Khomarul Hidayat

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto sudah resmi mendirikan Badan Pengelola Investasi Daya Anagata Nusantara (BPI Danantara)

Hashim Djojohadikusumo, adik Prabowo, menyampaikan, pembentukan BPI Danantara merupakan gagasan yang sejak lama digaungkan orang tuanya yakni Prof. Sumitro Djojohadikusumo sejak 40 tahun lalu.

Maka itu, Hashim bilang, berdirinya Danantara menjadi momentum yang emosional bagi Presiden Prabowo Subianto yang juga merupakan kakak kandung Hashim.

"Saya bersaksi bahwa berdirinya Danantara ini sebetulnya bagi Pak Prabowo sangat emosional. Kejadian emosional bagi beliau, bagi saya juga. Karena sesungguhnya Danantara ini adalah gagasan dari orang tua kami 40 tahun lalu, tahun 80-an," ujarnya di acara CNBC Economic Outlook 2025, Jakarta, Rabu (26/2).

Baca Juga: UU Resmi Disahkan, Ini Pembagian Tugas Menteri BUMN dan Danantara

Hashim menuturkan, pemerintah yang berkuasa kala itu belum berkenan dengan gagasan terkait Danantara ini. Nah, setelah Prabowo mendapat mandat untuk memimpin Indonesia maka gagasan tersebut bisa direalisasikan.

"Kita diberikan kesempatan oleh Tuhan yang Maha Kuasa untuk betul-betul berbuat yang menurut orang tua kami, salah satu solusi untuk menanggulangi, mengentaskan kemiskinan," kata Hashim.

Untuk diketahui, Presiden Prabowo Subianto resmi membentuk Danantara pada Senin, (24/2). Badan ini disebut memiliki modal senilai US$ 20 miliar atau sekitar Rp 300 triliun.

Adapun Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani ditunjuk sebagai CEO (Chief Executive Officer), Wakil Menteri BUMN Dony Oskaria sebagai COO (Chief Operating Officer), dan Wakil Direktur Utama PT TBS Energi Utama Tbk Pandu Sjahrir sebagai CIO (Chief Investment Officer).

Baca Juga: Danantara, Harapan Baru atau Risiko Besar bagi Ekonomi Indonesia?

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Mastering Management and Strategic Leadership (MiniMBA 2026) Global Finance 2026

[X]
×