Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari
KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengklaim dapat memanfaatkan kewenangan pengelolaan anggaran untuk memastikan berbagai instansi pemerintah mengikuti arahan pemerintah.
Ia bahkan menyebut anggaran dapat dipotong bagi kementerian/lembaga yang tidak sejalan dengan kebijakan yang ditetapkan.
Pernyataan tersebut disampaikan Purbaya saat merespons keluhan pelaku industri otomotif mengenai hambatan di pasar kredit mobil dan sepeda motor.
Ia mengaku, baru mengetahui persoalan tersebut karena sebelumnya tidak pernah menerima laporan.
Baca Juga: Defisit Transaksi Berjalan Diproyeksi Melebar ke 2% dari PDB pada 2026
"Jadi tadi, Pak Ketua, ketika Anda menyampaikan kepada saya mengenai hambatan yang terjadi di pasar kredit mobil dan kredit sepeda motor, saya cukup terkejut. Tidak ada seorang pun yang pernah melaporkan hal itu kepada saya. Lain kali, kalau Anda menemukan hal seperti itu, datanglah ke kementerian saya," ujar Purbaya dalam acara GAIKINDO International Automotive Conference, Selasa (4/8/2026).
Dalam kesempatan itu, Purbaya menjelaskan bahwa Kementerian Keuangan memiliki kewenangan dalam pengelolaan anggaran negara yang menurutnya dapat menjadi instrumen untuk mendorong kepatuhan berbagai lembaga.
"Saya mengendalikan semua orang karena saya memiliki kekuatan anggaran. Siapa pun yang tidak mengikuti saya, anggarannya akan saya potong. Itu termasuk kepolisian, tentara, semua orang," katanya.
Meski demikian, Purbaya menegaskan bahwa kewenangan tersebut pada akhirnya merupakan bagian dari kewenangan Presiden Prabowo Subianto sebagai kepala pemerintahan.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













![[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI](https://fs-media.kontan.co.id/kstore/upload/brand_images/brand_images_22072614202900.jpg)
