kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.542   12,00   0,07%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Singkirkan AS dan Korea, Malaysia Masuk Daftar Elit Investor Asing di Indonesia


Selasa, 29 April 2025 / 14:13 WIB
Singkirkan AS dan Korea, Malaysia Masuk Daftar Elit Investor Asing di Indonesia
ILUSTRASI. Investasi Malaysia di Indonesia berada di urutan keempat di bawah Singapura, Hongkong dan China


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Malaysia berhasil masuk ke dalam daftar lima besar negara dengan realisasi investasi Penanaman Modal Asing (PMA) terbesar di Indonesia pada kuartal-I 2025. 

Menteri Investasi dan Hilirisasi/ Kepala BKPM Rosan Roeslani mengungkapkan bahwa Malaysia mencatatkan investasi sebesar US$ 1,0 miliar, menduduki posisi keempat setelah Singapura, Hongkong, dan Republik Rakyat Tiongkok.

Ia menjelaskan bahwa faktor pendorong utama investasi Malaysia adalah keberhasilan sejumlah kerja sama strategis antara perusahaan Indonesia dan perusahaan Malaysia. 

"Biasany ada AS, ada Kore, tetapi memang Malaysia ini masuk investasinya karena memang salah satu yang menyebabkan adanya joint venture antara perusahaan Indonesia dan perusahaan Malaysia yang kemudian mereka berekspansi ke Indonesia," ujar Rosan dalam Konferensi Pers di Jakarta, Selasa (29/4).

Baca Juga: Investasi Lokal Salip Asing di Awal Tahun, Proyek Jalan Tol Jadi Penyebabnya

Sementara itu, Singapura tetap mempertahankan posisinya sebagai investor terbesar selama lebih dari satu dekade terakhir dengan realisasi investasi sebesar US$ 4,6 miliar. Hongkong dan RRT masing-masing mencatatkan US$ 2,2 miliar dan US$ 1,8 miliar.

Jepang juga masih menunjukkan komitmen kuat terhadap Indonesia dengan nilai investasi sebesar US$ 1,0 miliar. 

Rosan mengungkapkan bahwa Jepang baru-baru ini mengumumkan investasi senilai hampir US$ 900 juta di sektor energi terbarukan saat kunjungan Perdana Menteri Jepang ke Indonesia. 

"Ini kita harapkan, ini sudah saya dapat laporan dan ini juga akan segera berjalan realisasi investasinya," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×