kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.668.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.858   36,00   0,20%
  • IDX 6.117   -60,45   -0,98%
  • KOMPAS100 795   -13,93   -1,72%
  • LQ45 599   -10,20   -1,67%
  • ISSI 213   0,20   0,09%
  • IDX30 339   -6,02   -1,75%
  • IDXHIDIV20 415   -6,04   -1,43%
  • IDX80 90   -1,62   -1,76%
  • IDXV30 112   -1,00   -0,89%
  • IDXQ30 108   -1,93   -1,75%

Siasat Sri Mulyani Kumpulkan Pendapatan Negara Rp 2.802,3 Triliun pada Tahun 2024


Rabu, 29 November 2023 / 12:14 WIB
Siasat Sri Mulyani Kumpulkan Pendapatan Negara Rp 2.802,3 Triliun pada Tahun 2024
ILUSTRASI. Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati.


Reporter: Siti Masitoh | Editor: Tendi Mahadi

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemenkeu) menargetkan pendapatan negara dalam APBN 2024 sebesar Rp 2.802,3 triliun. Target tersebut meningkat 6,26% dari pendapatan negara dalam APBN 2023 yang sebesar Rp 2.637,2 triliun.

Menteri Keuangan Sri Mulyani Indrawati menyampaikan, untuk mengejar target pendapatan di 2024 akan dicapai melalui optimalisasi dan menjaga iklim investasi di tengah ketidakpastian global.

Ia menyampaikan, sektor perpajakan akan terus didorong melalui kinerja ekonomi yang membaik dan pelaksanaan Undang-Undang Harmonisasi Peraturan Perpajakan  (UU HPP). Selain itu, pemberian insentif perpajakan juga akan tetap dilakukan secara terarah dan terukur.

Baca Juga: Masyarakat Ekonomi Menengah ke Bawah Paling Terdampak Kenaikan Harga Pangan

“Basis perpajakan juga akan diperluas dan ditingkatkan. Tingkat kepatuhan pajak akan terus diperbaiki optimalisasi,” tutur Sri Mulyani dalam agenda Penyerahan DIPA dan Daftar Alokasi Transfer Ke Daerah Tahun Anggaran 2024, Rabu (29/11).

Sementara itu, dari sisi penerimaan negara bukan pajak (PNBP) akan dilakukan dengan terus menjaga kualitas layanan publik juga kelestarian lingkungan. Sebab, PNBP juga cukup besar berasal dari sumber daya alam.  Selain itu, PNBP juga akan ditingkatkan dari sisi tata kelolanya.

Secara rinci, dari target pendapatan negara sebesar Rp 2.802,3 triliun, terdiri dari target penerimaan pajak pada tahun menjadi Rp 1.988,9 triliun, dari sebelumnya Rp 1.986,9 triliun. Sementara itu, target PNPB pada tahun depan disepakati Rp 492 triliun.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Langganan Business Insight promo optimal
Kontan Academy
Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value How to Manage Your Gen Z Salespeople?

[X]
×