kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

Siang ini, SBY akan bicara soal nasib BP Migas


Rabu, 14 November 2012 / 11:44 WIB
KPK makin sibuk menagih piutang negara ketimbang melancarkan OTT. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan angkat bicara soal putusan Mahkamah Konstitusi yang membubarkan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas). Rencananya, SBY akan menggelar konferensi pers Rabu (14/11) siang ini.

"Kalau ingin mendengar respon saya mengenai putusan Mahkamah Konstitusi tentang BP Migas, nanti sebelum jam 15.00 wib," kata SBY sebelum menyambut Perdana Menteri Swedia, H.E Fredrik Reinfeldt di Istana Merdeka, Rabu (14/11).

SBY menggelar konferensi pers sebelum melantik para Duta Besar LBBP RI pada pukul 15.00 WIB. Dia mengatakan putusan Mahkamah Konstitusi ini sangat sensitif dan berimplikasi sangat luas terutama kepada dunia usaha.

Dengan alasan itu, SBY menjelaskan pemerintah  harus bergerak cepat merespon putusan tersebut. "Nanti dalam pertemuan yang saya pimpin langsung akan saya jelaskan kepada rakyat," jelasnya.

Kemarin, Mahkamah Konstitusi telah menyatakan fungsi dan peran BP Migas bertentangan dengan konstitusi. Karena itu, peran dan fungsi BP Migas mengurangi peran negara untuk mengelola langsung sumber daya alam bagi kemakmuran rakyat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×