kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.664   -12,00   -0,07%
  • IDX 6.636   -31,42   -0,47%
  • KOMPAS100 867   -5,52   -0,63%
  • LQ45 658   -5,19   -0,78%
  • ISSI 231   -0,99   -0,43%
  • IDX30 368   -3,06   -0,83%
  • IDXHIDIV20 455   -4,73   -1,03%
  • IDX80 99   -0,80   -0,81%
  • IDXV30 125   -1,37   -1,08%
  • IDXQ30 118   -1,17   -0,99%

Siang ini, SBY akan bicara soal nasib BP Migas


Rabu, 14 November 2012 / 11:44 WIB
KPK makin sibuk menagih piutang negara ketimbang melancarkan OTT. ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/rwa.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) akan angkat bicara soal putusan Mahkamah Konstitusi yang membubarkan Badan Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (BP Migas). Rencananya, SBY akan menggelar konferensi pers Rabu (14/11) siang ini.

"Kalau ingin mendengar respon saya mengenai putusan Mahkamah Konstitusi tentang BP Migas, nanti sebelum jam 15.00 wib," kata SBY sebelum menyambut Perdana Menteri Swedia, H.E Fredrik Reinfeldt di Istana Merdeka, Rabu (14/11).

SBY menggelar konferensi pers sebelum melantik para Duta Besar LBBP RI pada pukul 15.00 WIB. Dia mengatakan putusan Mahkamah Konstitusi ini sangat sensitif dan berimplikasi sangat luas terutama kepada dunia usaha.

Dengan alasan itu, SBY menjelaskan pemerintah  harus bergerak cepat merespon putusan tersebut. "Nanti dalam pertemuan yang saya pimpin langsung akan saya jelaskan kepada rakyat," jelasnya.

Kemarin, Mahkamah Konstitusi telah menyatakan fungsi dan peran BP Migas bertentangan dengan konstitusi. Karena itu, peran dan fungsi BP Migas mengurangi peran negara untuk mengelola langsung sumber daya alam bagi kemakmuran rakyat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×