kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.859.000   40.000   1,42%
  • USD/IDR 17.542   12,00   0,07%
  • IDX 6.859   -46,72   -0,68%
  • KOMPAS100 916   0,38   0,04%
  • LQ45 670   1,21   0,18%
  • ISSI 248   -2,34   -0,93%
  • IDX30 377   0,90   0,24%
  • IDXHIDIV20 461   -0,72   -0,16%
  • IDX80 104   0,22   0,22%
  • IDXV30 132   0,58   0,44%
  • IDXQ30 120   -0,91   -0,75%

Setoran Pendapatan Daerah 2025 Seret, Hingga Agustus Baru Terkumpul Rp 726 Triliun


Senin, 25 Agustus 2025 / 15:29 WIB
Setoran Pendapatan Daerah 2025 Seret, Hingga Agustus Baru Terkumpul Rp 726 Triliun
ILUSTRASI. Kemendagri mengungkapkan bahwa kinerja realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 masih tertinggal dibandingkan tahun sebelumnya.ANTARA FOTO/Yegar Sahaduta Mangiri/ans/nz


Reporter: Dendi Siswanto | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID-JAKARTA. Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengungkapkan bahwa kinerja realisasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) 2025 masih tertinggal dibandingkan tahun sebelumnya.

Wamendagri Bima Arya menyampaikan bahwa hingga 22 Agustus 2025, realisasi pendapatan daerah baru terkumpul Rp 726,07 triliun atau 54,44% dari target sebesar Rp 1.353,08 triliun.

Realisasi ini lebih rendah jika dibandingkan dengan periode yang sama pada 2024 sebesar Rp 824,27 triliun.

"Ini adalah PR kita dari Kemendagri untuk terus mendorong agar pendapatan yang ditargetkan itu terealisasi sesuai dengan yang disepakati," ujar Bima dalam rapat bersama Komisi II DPR RI, Senin (25/8/2025).

Baca Juga: Soal Subsidi Pangan dari APBD, Pengamat: Tidak Sehat Dari Segi Tata Kelola Anggaran

Bima menjelaskan, sejumlah provinsi menunjukkan kinerja pendapatan yang cukup baik, di antaranya Yogyakarta, Kalimantan Barat, Jawa Timur, Papua Tengah, Bali, Sumatera Barat, dan Jawa Barat.

Namun, terdapat pula provinsi dengan realisasi terendah, yakni Kalimantan Tengah, Papua Pegunungan, dan Papua Barat Daya.

Pada level kabupaten, terdapat daerah dengan capaian yang mencolok, seperti Kabupaten Sumbawa Barat yang bahkan mencatat realisasi pendapatan hingga 133 persen.

Namun demikian, hampir 375 kabupaten lainnya masih mencatat realisasi di bawah 40 persen.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×