kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.759.000   -15.000   -0,54%
  • USD/IDR 18.077   77,00   0,43%
  • IDX 5.840   -101,28   -1,70%
  • KOMPAS100 772   -13,86   -1,76%
  • LQ45 581   -8,07   -1,37%
  • ISSI 203   -2,64   -1,28%
  • IDX30 329   -5,24   -1,57%
  • IDXHIDIV20 407   -5,51   -1,34%
  • IDX80 87   -1,44   -1,63%
  • IDXV30 111   -2,14   -1,88%
  • IDXQ30 106   -1,74   -1,61%

Serapan Anggaran Kemenhub Mencapai 32,27% hingga Mei 2026


Kamis, 04 Juni 2026 / 17:04 WIB
Serapan Anggaran Kemenhub Mencapai 32,27% hingga Mei 2026
ILUSTRASI. Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi (KONTAN/Muhammad Alief Andri)


Reporter: Leni Wandira | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat realisasi anggaran pendapatan dan belanja negara (APBN) hingga akhir Mei 2026 melampaui target yang ditetapkan. Serapan anggaran tercatat mencapai Rp 9,06 triliun atau setara 32,27% dari pagu efektif Rp 28,09 triliun.

Dudy Purwagandhi menyampaikan capaian tersebut lebih tinggi dibanding target kumulatif penyerapan anggaran per Mei yang sebesar 30,10%. Dengan demikian, terdapat deviasi positif sekitar Rp 0,60 triliun.

“Hingga 31 Mei 2026 realisasi anggaran sebesar 32,27%, lebih tinggi dibanding target kumulatif sebesar 30,10%. Dengan demikian terdapat deviasi positif sekitar Rp0,60 triliun terhadap target penarikan dana bulan Mei 2026,” ujar Dudy dalam rapat di Komisi V DPR RI, Kamis (4/6/2026).

Baca Juga: Yusril Ungkap Langkah Bersih-Bersih Imigrasi Pasca Skandal OTT KPK

Dari sisi komposisi belanja, penyerapan terbesar berasal dari belanja pegawai yang mencapai Rp 3,53 triliun atau 72,62% dari pagu efektif Rp 4,86 triliun. Sementara itu, belanja barang terealisasi Rp 4,04 triliun atau 25,90% dari alokasi Rp 15,60 triliun, dan belanja modal sebesar Rp 1,05 triliun atau 19,62% dari pagu Rp 7,64 triliun.

Adapun berdasarkan sumber pendanaan, realisasi terbesar berasal dari Rupiah Murni (RM) sebesar Rp 6,56 triliun atau 37,90% dari pagu Rp 17,31 triliun. Selanjutnya, dana Badan Layanan Umum (BLU) terserap Rp 637 miliar atau 27,38%, diikuti penerimaan negara bukan pajak (PNBP) Rp 1,23 triliun atau 26,23%.

Sementara itu, pembiayaan dari pinjaman dan hibah luar negeri (PHLN) mencapai Rp 557 miliar atau 20,25%. Adapun dana dari Surat Berharga Syariah Negara (SBSN) baru terealisasi Rp 78 miliar atau 7,78%.

Baca Juga: Dolar AS Menguat, Pemerintah Bukan Opsi Barter Dagang dengan Filipina

Dudy menegaskan, secara umum pelaksanaan anggaran masih berjalan sesuai dengan tahapan kegiatan pada semester pertama tahun ini.

“Secara umum penyerapan masih berada dalam koridor yang sesuai dengan tahapan pelaksanaan kegiatan dan proses kontraktual yang berlangsung pada semester pertama tahun anggaran,” jelasnya.

Untuk menjaga tren positif hingga akhir tahun, Kemenhub menyiapkan sejumlah langkah percepatan, mulai dari percepatan pengadaan barang dan jasa, optimalisasi program prioritas, hingga penguatan monitoring dan evaluasi.

Dengan strategi tersebut, Kemenhub memproyeksikan realisasi anggaran hingga akhir 2026 dapat mencapai Rp 27,21 triliun atau sekitar 96,84% dari total pagu yang tersedia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Supply Chain End-to-End: From Forecast to Customer Value

[X]
×