kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Senin, DPR undang pemerintah bahas paket kebijakan


Sabtu, 24 Agustus 2013 / 11:00 WIB
ILUSTRASI. Manfaat Bawang Bombay untuk Kesehatan Tubuh


Reporter: Dikky Setiawan | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Harry Azhar Azis, Wakil Ketua Komisi XI DPR RI, mengatakan akan menggelar rapat koordinasi dengan menteri keuangan, Bank Indonesia, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Pertemuan tersebut untuk membahas 4 kebijakan yang digulirkan pemerintah untuk menyelamatkan perekonomian Indonesia yang semakin memburuk.

"Kita akan rapat Senin dengan menteri keuangan, BI, OJK, LPS, dalam bentuk forum kordinasi stabilitas," kata Harry dalam diskusi di Warung Daun bertajuk Rupiah Bikin Resah, Jakarta, Sabtu (24/8).

Menurut Harry, yang paling penting dilakukan adalah untuk menyelamatkan perekonomian dalam jangka pendek bukan jangka panjang.

"Yang paling pokok adalah jangka sangat pendek 1-30 hari. Persoalan pokok adalah nilai tukar. Begitu diturunkan kemarin pasar rupiah semakin melemah. Itu respon satu hari saja," kata Harry.

Terkait 4 kebijakan tersebut, Harry mengingatkan adanya peran spekulan yang turut memperburuk perekonomian.

Pemerintah harus mengidentifikasi secara konkret siapa spekulan-spekulan tersebut."Dari empat itu ruang spekulan tidak tersentuh," kata dia. (Tribunnews)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×