kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.595.000   15.000   0,58%
  • USD/IDR 17.912   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.071   -50,56   -0,83%
  • KOMPAS100 785   -8,35   -1,05%
  • LQ45 601   -6,98   -1,15%
  • ISSI 211   -1,12   -0,53%
  • IDX30 333   -4,43   -1,31%
  • IDXHIDIV20 424   -2,18   -0,51%
  • IDX80 90   -0,99   -1,09%
  • IDXV30 115   -0,39   -0,33%
  • IDXQ30 109   -0,96   -0,88%

Senin, Bareskrim jadwalkan pemeriksaan RJ Lino


Jumat, 06 November 2015 / 14:44 WIB


Sumber: Kompas.com | Editor: Sanny Cicilia

JAKARTA. Kepala Bareskrim Polri Komjen (Pol) Anang Iskandar mengatakan, Bareskrim menjadwalkan pemeriksaan Direktur PT Pelindo II Richard Joost Lino pada Senin (9/11) mendatang. Lino akan diperiksa sebagai saksi perkara dugaan korupsi pengadaan 10 unit mobile crane di PT Pelindo II yang diperkirakan penyidik menyebabkan kerugian negara sebesar Rp 35 miliar. 

“Sudah dipanggil (dikirimi surat panggilan). Senin besok kita jadwalkan pemeriksaan,” ujar Anang, di Mabes Polri, Jakarta, Jumat (6/11).

Anang menyatakan, Bareskrim akan mengusut kasus Pelindo hingga ke pengadilan. Namun, ia meminta agar Polri diberikan kesempatan untuk bekerja.

“Kalian (wartawan) sukanya terburu-buru. Ojo kesusu. Semua itu enggak bisa langsung ke induknya. Harus pelan-pelan dari pinggir dulu,” ujar Anang. 

Kasus dugaan korupsi di PT Pelindo II sudah dimulai diusut sejak Agustus 2015 lalu. Ada dugaan pengadaan 10 unit mobile crane tak sesuai perencanaan sehingga menyebabkan kerugian negara. Diduga juga ada mark up anggaran dalam pengadaan mobile crane. 

Sejauh ini, penyidik telah memeriksa 45 saksi yang sebagian besar adalah karyawan Pelindo. Dalam kasus ini, penyidik sudah menetapkan Direktur Tekhnik Pelindo Ferialdy Noerlan sebagai tersangka. (Fabian Januarius Kuwado)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×