kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Sebagian dana ketahanan pangan untuk ganti rugi petani yang gagal panen


Minggu, 09 Januari 2011 / 13:11 WIB


Reporter: Hans Henricus | Editor: Rizki Caturini

JAKARTA. Untuk menjaga ketahanan pangan selama 2011 pemerintah menyiapkan dana darurat ketahanan pangan sebesar Rp 3 triliun dalam APBN 2011.

Supaya Kementerian Pertanian bisa memanfaatkan dana darurat itu, saat ini penyusunan Instruksi Presiden (Inpres) yang mengatur tentang upaya antisipasi perubahan iklim mendadak dan serangan hama sedang berlangsung.

"Lewat Inpres ini, pemerintah akan memberikan ganti rugi bila petani gagal panen akibat perubahan iklim ekstrem atau serangan hama," ujar Suswono Menteri Pertanian, akhir pekan ini.

Apabila dana darurat itu kurang maka Kementerian Pertanian bisa mengajukan tambahan. "Sebagaian dana itu dipakai untuk bantuan langsung benih unggul dan bantuan langsung pupuk," ujarnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×