kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 17.976   -7,00   -0,04%
  • IDX 6.196   -118,88   -1,88%
  • KOMPAS100 811   -18,90   -2,28%
  • LQ45 615   -12,33   -1,97%
  • ISSI 214   -4,08   -1,87%
  • IDX30 346   -6,54   -1,86%
  • IDXHIDIV20 428   -6,37   -1,47%
  • IDX80 93   -2,15   -2,27%
  • IDXV30 117   -1,73   -1,46%
  • IDXQ30 111   -1,86   -1,65%

SBY ingin Anas jadi Sekjen


Rabu, 27 Februari 2013 / 08:10 WIB
ILUSTRASI. Penyebab IMF pangkas proyeksi pertumbuhan Indonesia jadi 3,2% pada 2021


Reporter: Amal Ihsan Hadian | Editor: Amal Ihsan

JAKARTA. Tudingan Anas Urbaningrum bahwa dirinya ibarat bayi yang tak diinginkan lahir ketika terpilih menjadi Ketua Umum Partai Demokrat terbukti. Saat Kongres Partai Demokrat II di Bandung pada Mei 2010, Ketua Dewan Pembina Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) awalnya menginginkan Anas hanya menjadi Sekretaris Jenderal (Sekjen).

Namun setelah Anas terpilih, justru SBY meminta seluruh pengurus dan kader Demokrat untuk mendukung Anas. "Saya pelaku sejarah dan memang betul Pak SBY menginginkan Anas jadi Sekjen. Kenapa? Karena beliau melihat Anas memiliki potensi hebat. Sehingga jika belajar dulu selama 5 tahun menjadi Sekjen, akan menjadi pemimpin yang brilian," tegas Max Sopacua di Jakarta, Selasa (26/2/2013).

Menurut Max, karena situasi, kondisi serta Anas diinginkan peserta kongres, maka ia terpilih menjadi Ketua Umum. Dan ketika Anas diinginkan oleh peserta, SBY tidak melakukan intervensi. "Saya ingat sekali waktu pemilihan putaran kedua, ketika itu Pak SBY di podium mengatakan, pilihlah sesuai hati nurani anda. Pak SBY tidak meminta peserta Kongres memilih calon tertentu,"lanjut Max.

Dan ketika Anas terpilih menjadi Ketua Umum, SBY langsung merangkul Anas dan berpesan agar Demokrat semakin sukses ditangan Anas. "SBY juga berpidato, agar seluruh kader menghormati putusan kongres dan menghormati ketua terpilih yakni Anas," jelas Max.

Tribunnews.com

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×