kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.981   -32,00   -0,18%
  • IDX 5.876   131,22   2,28%
  • KOMPAS100 765   20,79   2,79%
  • LQ45 582   16,29   2,88%
  • ISSI 204   4,37   2,19%
  • IDX30 329   8,59   2,68%
  • IDXHIDIV20 406   11,61   2,94%
  • IDX80 87   2,30   2,72%
  • IDXV30 110   2,89   2,69%
  • IDXQ30 106   3,06   2,97%

SBY berharap Uni Eropa perkuat kemitraan dengan ASEAN


Kamis, 05 Mei 2011 / 13:32 WIB
ILUSTRASI. Karyawan mengambil gambar layar pergerakan harga saham di gedung Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (17/7/2020). IHSG ditutup melemah 18,789 poin atau 0,37 persen di level 5.079,58. ANTARA FOTO/Indrianto Eko Suwarso/wsj.


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can

JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) meminta Uni Eropa untuk lebih memperkuat integrasi kemitraan dengan ASEAN. Dia yakin Uni Eropa bisa menjadi mitra yang kuat bagi ASEAN untuk berkembang bersama-sama.

"Eropa memiliki pengalaman lebih lama dalam integrasi ekonomi dan pembangunan komunitas. ASEAN telah dan akan terus belajar dari pengalaman Eropa," kata SBY dalam sambutan pembukaan ASEAN-EU Business Summit, Kamis (5/5).

Menurutnya, saat ini tidak ada keraguan lagi bagi Uni Eropa untuk tidak menjadi mitra ASEAN. Pasalnya Uni Eropa merupakan mitra dagang terbesar kedua dan investor terbesar ASEAN sementara ASEAN merupakan mitra dagang terbesar kelima Uni Eropa.

Apalagi, SBY menilai semakin banyak investor Eropa yang terlibat dalam forum kerjasama Uni Eropa-ASEAN. Saat ini ada 7 juta pengusaha Eropa yang datang ke negara ASEAN setiap tahunnya. Makanya, SBY mendesak perlu peningkatan kerjasama yang lebih formal antara Eropa dengan ASEAN.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×