CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

SBY akui Pilkada DKI sangat keras dan ketat


Selasa, 18 September 2012 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Pertambangan nikel PT Ifishdeco Tbk


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui memberikan perhatian khusus pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI tahun ini. Dia mengakui pemilihan kepala daerah DKI Jakarta tahun ini sangat keras dan ketat.

SBY berharap, kondisi keamanan sebelum dan sesudah proses pemilihan tersebut tetap terjaga. Dia berharap, pelaksanaan Pilkada DKI berjalan lancar dan aman.

Menurutnya, suksesnya pelaksanaan Pilkada DKI menjadi tonggak perwujudan demokrasi yang kian matang dan hidup. "Kita harus sungguh bertanggung jawab sambil mengimbau agar calon-calon gubernur itu meiiliki komitmen dan bertanggung jawab menjaga keamanan di Jakarta yang menjadi barometer negara kita," katanya, Selasa (18/9).

SBY menegaskan pemerintah tidak masuk dalam wilayah politik praktis seperti ini. Dia menyerahkan kepada masyarakat DKI Jakarta untuk memilih pemimpinan yang dianggap tepat.

Sebagai informasi, pada 20 September mendatang, warga DKI Jakarta akan memilih kepala daerah untuk masa lima tahun mendatang. Ada dua pasangan calon yang dipilih yakni Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan pasangan Joko Widodo - Basuki Tjahaja Purnama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×