kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

SBY akui Pilkada DKI sangat keras dan ketat


Selasa, 18 September 2012 / 15:51 WIB
ILUSTRASI. Pertambangan nikel PT Ifishdeco Tbk


Reporter: Yudho Winarto | Editor: Edy Can


JAKARTA. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengakui memberikan perhatian khusus pelaksanaan pemilihan kepala daerah (Pilkada) DKI tahun ini. Dia mengakui pemilihan kepala daerah DKI Jakarta tahun ini sangat keras dan ketat.

SBY berharap, kondisi keamanan sebelum dan sesudah proses pemilihan tersebut tetap terjaga. Dia berharap, pelaksanaan Pilkada DKI berjalan lancar dan aman.

Menurutnya, suksesnya pelaksanaan Pilkada DKI menjadi tonggak perwujudan demokrasi yang kian matang dan hidup. "Kita harus sungguh bertanggung jawab sambil mengimbau agar calon-calon gubernur itu meiiliki komitmen dan bertanggung jawab menjaga keamanan di Jakarta yang menjadi barometer negara kita," katanya, Selasa (18/9).

SBY menegaskan pemerintah tidak masuk dalam wilayah politik praktis seperti ini. Dia menyerahkan kepada masyarakat DKI Jakarta untuk memilih pemimpinan yang dianggap tepat.

Sebagai informasi, pada 20 September mendatang, warga DKI Jakarta akan memilih kepala daerah untuk masa lima tahun mendatang. Ada dua pasangan calon yang dipilih yakni Fauzi Bowo-Nachrowi Ramli dan pasangan Joko Widodo - Basuki Tjahaja Purnama.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×