kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.660.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.935   -9,00   -0,05%
  • IDX 5.896   -102,90   -1,72%
  • KOMPAS100 764   -13,28   -1,71%
  • LQ45 584   -4,02   -0,68%
  • ISSI 203   -5,25   -2,52%
  • IDX30 331   -1,77   -0,53%
  • IDXHIDIV20 408   -0,87   -0,21%
  • IDX80 87   -1,24   -1,41%
  • IDXV30 110   -1,47   -1,32%
  • IDXQ30 107   -0,13   -0,12%

Satu lagi, perusahaan wajib pajak Dhana terungkap


Jumat, 16 Maret 2012 / 09:27 WIB
ILUSTRASI. Workers leave Bank Indonesia headquarters in Jakarta, Indonesia, September 2, 2020. REUTERS/Ajeng Dinar Ulfiana


Reporter: Asep Munazat Zatnika |

JAKARTA. Satu lagi perusahaan yang terkait dengan Dhana Widyatmika diperiksa oleh penyidik Kejaksaan Agung. Menurut Direktur Penyidikan Tindak Pidana Khusus, Arnold Angkouw, perusahaan yang dimaksud berinisial PT CT.

"Dhana pernah menangani PT CT ini sebagai wajib pajaknya," ujar Arnold. Menurut catatan Arnold, tersangka kasus korupsi di Ditjen pajak ini, sempat menangani PT CT pada tahun 2006.

Dhana memang telah menjadi tersangka dalam kasus ini, karena dituding telah melakukan penyalahgunaan wewenang sebagai pegawai pajak. Diduga Dhana telah menerima gratifikasi dan suap dari sejumlah wajib pajak yang ditanganinya.

Hal itu terlihat dari aliran transaksi keuangan di rekeningnya cukup mencurigakan di mana jumlahnya yang mencapai puluhan miliar. Tentu saja, fakta itu tidak sesuai dengan status dia yang merupakan Pegawai Negeri Sipil, golongan IIIC. Saat ini Dhana sudah ditahan oleh penyidik.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×