kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.088   -22,00   -0,12%
  • IDX 6.051   11,64   0,19%
  • KOMPAS100 791   2,72   0,35%
  • LQ45 601   1,94   0,32%
  • ISSI 210   -0,01   0,00%
  • IDX30 339   0,64   0,19%
  • IDXHIDIV20 423   1,08   0,26%
  • IDX80 90   0,23   0,26%
  • IDXV30 116   0,08   0,07%
  • IDXQ30 109   0,23   0,21%

Rupiah Tertekan, Bank Indonesia Diprediksi Tetap Jaga Stabilitas Pasar


Selasa, 24 Juni 2025 / 17:10 WIB
Rupiah Tertekan, Bank Indonesia Diprediksi Tetap Jaga Stabilitas Pasar
ILUSTRASI. Nilai tukar rupiah di pasar ditutup menguat 0,8% ke Rp 16.354 per dolar AS pada Selasa (24/6)


Reporter: Indra Khairuman | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Nilai tukar rupiah menghadapi tekanan di tengah situasi global yang belum sepenuhnya mereda. Bank Indonesia (BI) akan tetap waspada untuk menjaga stabilitas pasar, termasuk dengan mengelola imbal hasil Surat Berharga Negara (SBN) agar tetap menarik tetapi tidak membebani Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).

Banjaran Surya Indrastomo, Kepala Ekonom Bank Syariah Indonesia (BSI) menjelaskan bahwa posisi rupiah sedikit membaik berkat adanya gencatan senjata.

Sekedar mengingatkan, rupiah di pasar spot ditutup menguat 0,8% ke Rp 16.354 per dolar Amerika Serikat pada Selasa (24/6). Pada hari sebelumnya, rupiah terus melemah ke Rp 16.492 per dolar AS.

Namun, ia juga mengingatkan bahwa ini tidak menghilangkan potensi risiko di masa depan yang dapat menimbulkan gejolak.

“Rupiah melemah didorong risk off keluar dari surat berharga di minggu lalu, meningkatkan risiko terhentinya penurunan suku bunga,” ujar Banjaran kepada Kontan.co.id, Selasa (24/6).

Baca Juga: Rupiah Ditutup Menguat ke Rp 16.354 Per Dolar AS pada Hari Ini (24/6)

Lebih lanjut, Banjaran menegaskan bahwa BI akan berusaha menjaga yield kurva tetap menarik tanpa memberikan beban tambahan pada Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ia percaya bahwa langkah ini penting untuk menjaga stabilitas ekonomi di tengah ketidakpastian yang ada.

Terkait proyeksi Cadangan devisa, Banjaran menyebutkan bahwa posisi terakhir berada di angka 152,5.

“Saya rasa range nya bisa melebar tetapi kembali bergerak di angka 151-153 pada tahun ini,” jelas Banjaran.

Proyeksi ini menunjukkan bahwa meski menghadapi tantangan, Cadangan devisa diharap tetap stabil dalam jangka pendek.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×