kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.009   28,00   0,16%
  • IDX 5.895   19,12   0,33%
  • KOMPAS100 766   1,14   0,15%
  • LQ45 582   -0,08   -0,01%
  • ISSI 205   1,28   0,63%
  • IDX30 329   -0,44   -0,13%
  • IDXHIDIV20 405   -1,00   -0,25%
  • IDX80 87   0,01   0,01%
  • IDXV30 110   -0,07   -0,06%
  • IDXQ30 106   -0,39   -0,37%

Roy Suryo memeras Karolin soal video asusila?


Jumat, 13 Juli 2012 / 14:56 WIB
ILUSTRASI. Corona di Brasil. REUTERS/Amanda Perobelli


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat (BK DPR) Muhammad Prakosa, mengaku mendapat laporan dugaan adanya upaya pemerasan yang dilakukan oleh anggota Fraksi Partai Demokrat Roy Suryo, terhadap anggota Fraksi PDI Perjuangan yang tengah bermasalah dengan kasus video asusila Karolin Margret Natasya (KMN).

Prakosa menyebutkan bahwa laporan tersebut disampaikan pelapor melalui layanan pesan singkat (short message service/ SMS) ke nomor telepon genggamnya beberapa waktu lalu. "Saya pernah mendapat SMS soal itu. Ada dua. Tapi tak jelas siapa nama yang mengirimnya. Saya masih menyimpan SMS-nya," ungkap Prakosa di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/7).

Prakosa menjelaskan, laporan yang dikirimkan dari dua nomor itu tidak jelas identitas pengirimnya alias laporan gelap. Karena tidak jelas itu, lanjut Prakosa, maka BK DPR merasa belum harus menindaklanjutinya. "Kan bisa saja itu nomor bodong," kata Prakosa.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu juga menyebut, BK merasa belum perlu mengkonfirmasi Roy Suryo dan Karolin tentang kasus dugaan pemerasan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×