kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.016   33,00   0,18%
  • IDX 6.180   -16,06   -0,26%
  • KOMPAS100 807   -4,47   -0,55%
  • LQ45 612   -2,94   -0,48%
  • ISSI 214   -0,29   -0,14%
  • IDX30 344   -1,69   -0,49%
  • IDXHIDIV20 426   -2,48   -0,58%
  • IDX80 92   -0,50   -0,54%
  • IDXV30 116   -0,58   -0,49%
  • IDXQ30 110   -0,74   -0,67%

Roy Suryo memeras Karolin soal video asusila?


Jumat, 13 Juli 2012 / 14:56 WIB
ILUSTRASI. Corona di Brasil. REUTERS/Amanda Perobelli


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

JAKARTA. Ketua Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat (BK DPR) Muhammad Prakosa, mengaku mendapat laporan dugaan adanya upaya pemerasan yang dilakukan oleh anggota Fraksi Partai Demokrat Roy Suryo, terhadap anggota Fraksi PDI Perjuangan yang tengah bermasalah dengan kasus video asusila Karolin Margret Natasya (KMN).

Prakosa menyebutkan bahwa laporan tersebut disampaikan pelapor melalui layanan pesan singkat (short message service/ SMS) ke nomor telepon genggamnya beberapa waktu lalu. "Saya pernah mendapat SMS soal itu. Ada dua. Tapi tak jelas siapa nama yang mengirimnya. Saya masih menyimpan SMS-nya," ungkap Prakosa di Gedung DPR, Jakarta, Jumat (13/7).

Prakosa menjelaskan, laporan yang dikirimkan dari dua nomor itu tidak jelas identitas pengirimnya alias laporan gelap. Karena tidak jelas itu, lanjut Prakosa, maka BK DPR merasa belum harus menindaklanjutinya. "Kan bisa saja itu nomor bodong," kata Prakosa.

Politisi Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) itu juga menyebut, BK merasa belum perlu mengkonfirmasi Roy Suryo dan Karolin tentang kasus dugaan pemerasan ini.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×