kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.622.000   10.000   0,38%
  • USD/IDR 18.015   32,00   0,18%
  • IDX 6.174   -22,50   -0,36%
  • KOMPAS100 806   -5,49   -0,68%
  • LQ45 611   -3,58   -0,58%
  • ISSI 214   -0,55   -0,26%
  • IDX30 344   -2,04   -0,59%
  • IDXHIDIV20 426   -2,92   -0,68%
  • IDX80 92   -0,59   -0,64%
  • IDXV30 116   -0,54   -0,46%
  • IDXQ30 110   -0,86   -0,78%

BK DPR minta polisi usut video asusila


Selasa, 03 Juli 2012 / 15:16 WIB
ILUSTRASI. Vaksin Covid-19 Johnson & Johnson's


Reporter: Dea Chadiza Syafina | Editor: Edy Can


JAKARTA. Badan Kehormatan Dewan Perwakilan Rakyat (BK DPR) meminta Kepolisian mengusut pelaku dan penyebar video asusila yang diduga melibatkan anggota DPR. Wakil Ketua BK DPR Siswono Yudhohusodo mengaku telah mengirikan surat secara langsung ke Markas Besar Kepolisian melalui pimpinan DPR.

Siswono mengaku surat tersebut telah dilayangkan tiga pekan lalu. "Kita tunggu saja hasil pengusutan Mabes Polri," katanya, Selasa (3/7).

Sebelumnya, BK DPR telah meminta keterangan dari tiga orang ahli telematika mengenai video tersebut. Namun, BK DPR tidak memperoleh jawaban yang memuaskan lantaran ketiga ahli tersebut memberikan pendapat yang berbeda-beda. "Satu orang ahli mengatakan bahwa pelaku dalam video asusila itu mirip dengan anggota KMN, satu orang ahli mengatakan tidak mirip dan satu ahli lain tidak memberikan kesimpulan," kata Siswono.

BK DPR juga telah meminta keterangan Karolin. Anggota fraksi PDIP itu membantah menjadi pelaku dalam video asusila tersebut.

Karolin menilai ada muatan politis dibalik penyebaran video itu. Dia menuding ada upaya untuk menghambat ayahnya, Cornelis maju dalam pemilihan kepala daerah Kalimantan Barat.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Legacy Data-Driven Forecasting: Prediksi Penjualan Lebih Akurat, Keputusan Bisnis Lebih Tepat

[X]
×