kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.819.000   -20.000   -0,70%
  • USD/IDR 17.586   33,00   0,19%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Rizal: Freeport harus bayar royalti lebih mahal


Senin, 12 Oktober 2015 / 13:08 WIB


Reporter: Tri Sulistiowati | Editor: Havid Vebri

JAKARTA. Menteri Koordinator Kemaritiman dan Sumber Daya Rizal Ramli menegaskan, bila royalti yang dibayarkan Freeport-McMoRan Inc terlalu kecil bila dibandingkan dengan investor lain yang masuk di Indonesia.

"Freeport harus bayar sama dengan yang lainnya sebesar 6%-7% untuk royalti," katanya, Senin (12/10).

Rizal mengaku, sejak tahun 1967 sampai saat ini perusahaan tambang emas tersebut hanya membayar royalti sebesar 1%. Kemudahan investasi yang didapatkan Freeport-McMoRan Inc ini diduga disebabkan banyaknya tindak KKN saat itu.

"Makanya kita tidak ingin hal tersebut terulang kembali," pungkasnya.

Sekedar informasi, Menteri ESDM Sudirman Said sudah memberikan kepastian terkait perpanjangan kontrak kerjasama dengan perusahaan tambang emas tersebut dari tahun 2021 sampai tahun 2041.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×