kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.902.000   75.000   2,65%
  • USD/IDR 17.000   -49,00   -0,29%
  • IDX 7.184   136,22   1,93%
  • KOMPAS100 993   21,00   2,16%
  • LQ45 727   10,98   1,53%
  • ISSI 257   5,98   2,38%
  • IDX30 393   4,71   1,21%
  • IDXHIDIV20 487   -0,17   -0,03%
  • IDX80 112   2,02   1,84%
  • IDXV30 135   -0,77   -0,57%
  • IDXQ30 128   1,38   1,08%

Ribuan kapal melintas di Natuna, KKP pastikan pengawasan ketat


Senin, 06 Januari 2020 / 12:25 WIB
ILUSTRASI. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo.


Reporter: Abdul Basith | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Kelautan dan Perikanan Edhy Prabowo memastikan pengawasan di perairan Natuna.

Kapal yang melintas di perairan Natuna akan diperiksa dengan ketat. Bila kapal tersebut merupakan kapal nelayan asing akan ditindak secara tegas.

"Mengenai pengawasan terus dengan kemampuan yang kita punya, kita lakukan," ujar Edhy usai menghadiri Entry Meeting BPK, Senin (6/1).

Baca Juga: Tegas soal Natuna, Indonesia tak perlu khawatir gangguan investasi China

Edhy bilang, perairan Natuna merupakan wilayah perairan yang padat. Bisa terdapat ribuan kapal yang terlihat beraktivitas di kawasan perairan Natuna.

Oleh karena itu perlu pemeriksaan yang tepat untuk memastikan jenis kapal tersebut. Apakah kapal nelayan, atau kapal lainnya untuk transportasi dan perdagangan.

"Kalau kapal nelayan yang ada kan sudah kita ambil," terang Edhy.

Pengawasan dipastikan akan terus dilakukan oleh pemerintah. Termasuk dengan melibatkan Satgas 115 sebagai upaya memperkuat pengawasan.

Baca Juga: Indonesia jangan bernegosiasi dengan China soal Natuna, ini 4 alasannya

Ia menegaskan upaya menjaga kedaulatan wilayah Indonesia akan menjadi tujuan utama. Namun, Edhy bilang Indonesia tidak boleh terprovokasi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×