kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.670.000   0   0,00%
  • USD/IDR 18.020   39,00   0,22%
  • IDX 5.916   40,29   0,69%
  • KOMPAS100 770   5,43   0,71%
  • LQ45 584   2,70   0,46%
  • ISSI 205   1,22   0,60%
  • IDX30 331   1,85   0,56%
  • IDXHIDIV20 408   2,21   0,55%
  • IDX80 87   0,50   0,57%
  • IDXV30 110   0,09   0,09%
  • IDXQ30 107   0,43   0,40%

RI - Singapura Teken 26 Kerja Sama Baru, Ada Energi hingga Pertahanan


Senin, 06 Juli 2026 / 15:58 WIB
RI - Singapura Teken 26 Kerja Sama Baru, Ada Energi hingga Pertahanan
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto bertemu Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong (DOK/Lailatul Anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto melakukan pertemuan Leaders's Retret bersama dengan Perdana Menteri Singapura Lawrence Wong di Istana Kepresidenan, Senin (6/7/2026). 

Pertemuan itu menghasilkan 26 capaian konkret yang mencakup kerja sama antar pemerintah hingga antarpelaku usaha di berbagai sektor energi hingga pertahanan. 

"Pertemuan kali ini menghasilkan 26 capaian nyata, konkret di berbagai bidang. Delapan belas kesepakatan kerja sama antar pemerintah dan delapan kesepakatan antara business-to-business,” ujar Prabowo. 

Baca Juga: Tarik Investor, Rumah Mewah di Financial Center Akan Dibebaskan dari Pungutan Pajak

Prabowo mengatakan, berbagai kesepakatan tersebut menunjukkan hubungan bilateral Indonesia dan Singapura semakin luas sekaligus semakin mendalam. Kerja sama ekonomi, menurutnya, tetap menjadi pilar utama hubungan kedua negara.

“Kerja sama ekonomi kita tetap jadi pilar utama dalam hubungan kita. Di semua bidang kita melihat peningkatan kerja sama, perdagangan, konektivitas, hampir di semua sektor,” katanya.

Prabowo menjelaskan, kedua negara juga mencatat kemajuan kerja sama di sektor energi, ekonomi digital, pengembangan ekosistem digital, hingga keamanan siber. Selain itu, Indonesia dan Singapura sepakat memperkuat kolaborasi di bidang ketahanan pangan dan penguatan rantai pasok.

Di sektor pertahanan dan keamanan, kedua negara berkomitmen melanjutkan implementasi perjanjian kerja sama pertahanan yang telah disepakati sebelumnya.

Menurut Prabowo, kemitraan yang kuat hanya dapat dibangun di atas kepercayaan antara pemerintah maupun masyarakat kedua negara.

Karena itu, ia menilai penguatan konektivitas masyarakat menjadi bagian penting dalam hubungan bilateral. Kerja sama di bidang pariwisata, pendidikan, serta pertukaran pemuda akan terus ditingkatkan untuk mempererat hubungan antarmasyarakat.

Baca Juga: Tarik Investor, Rumah Mewah di Financial Center Akan Dibebaskan dari Pungutan Pajak

Selain membahas kerja sama bilateral, kedua pemimpin juga bertukar pandangan mengenai berbagai perkembangan regional dan global yang dinilai akan memengaruhi stabilitas kawasan.

Prabowo mengatakan, Indonesia dan Singapura memiliki pandangan yang sama bahwa setiap sengketa harus diselesaikan secara damai melalui dialog dan diplomasi.

“Pembahasan kita hari ini tidak hanya menjadi respons terhadap tantangan saat ini, tetapi juga mempersiapkan kemitraan kita untuk masa depan,” ujarnya.

Ia menambahkan, tahun depan Indonesia dan Singapura akan memperingati 60 tahun hubungan diplomatik. Momentum tersebut diharapkan semakin memperkuat kerja sama strategis kedua negara sekaligus menjaga stabilitas dan kemakmuran kawasan Asia Tenggara.

Prabowo menegaskan, Leaders’ Retreat menjadi bukti kematangan hubungan Indonesia dan Singapura yang dibangun atas dasar kepercayaan, persahabatan, dan kepentingan bersama. 

Menurutnya, hubungan yang kuat antara kedua negara tidak hanya menguntungkan masyarakat Indonesia dan Singapura, tetapi juga berkontribusi terhadap stabilitas, pertumbuhan ekonomi, dan kemakmuran di kawasan Asia Tenggara. 

Baca Juga: Bahas RUU PFII, Akademisi Minta Pemerintah Tak Beri Tax Haven 100%

Sebelumnya, Presiden RI Prabowo Subianto menerima kunjungan kenegaraan Perdana Menteri (PM) Singapura Lawrence Wong di Istana Merdeka, Jakarta, Senin (15/6/2026).

Pertemuan tersebut menjadi bagian dari agenda tahunan kedua negara untuk memperkuat hubungan bilateral sekaligus memperluas kerja sama strategis di berbagai sektor. 

Rombongan PM Lawrence Wong tiba di kompleks Istana Merdeka sekitar pukul 11.00 WIB dengan mendapat pengawalan kehormatan dari pasukan yang telah disiapkan pemerintah Indonesia.

Setibanya di Istana Merdeka, Presiden Prabowo Subianto menyambut langsung PM Wong di pelataran istana. Kedua pemimpin kemudian berjabat tangan dan saling menyampaikan salam sebelum mengikuti rangkaian upacara penyambutan kenegaraan. 

Baca Juga: Tokopedia Bantah Isu PHK, Klaim Hanya Lakukan Internal Mobility

Prosesi penyambutan diawali dengan pertunjukan tarian tradisional sebagai bentuk penghormatan kepada tamu negara. Selanjutnya, lagu kebangsaan Indonesia dan Singapura dikumandangkan dalam upacara resmi penyambutan. 

Setelah itu, Presiden Prabowo melakukan pemeriksaan pasukan kehormatan yang diiringi dentuman meriam. Seusai inspeksi, Presiden memperkenalkan jajaran anggota Kabinet Merah Putih yang turut hadir kepada PM Lawrence Wong.

Pada kesempatan yang sama, PM Lawrence Wong juga memperkenalkan delegasi Singapura yang mendampinginya selama kunjungan kerja di Indonesia. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Sales Coaching: Lead Better, Sell More! Teori, Strategi & Taktik Penagihan Kredit/ Piutang Macet Secara Dini & Terintegrasi Serta Efisien & Efektif

[X]
×