kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.615.000   -20.000   -0,76%
  • USD/IDR 18.107   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.050   11,96   0,20%
  • KOMPAS100 790   1,75   0,22%
  • LQ45 601   -1,85   -0,31%
  • ISSI 209   1,50   0,73%
  • IDX30 339   -1,19   -0,35%
  • IDXHIDIV20 421   -1,81   -0,43%
  • IDX80 90   0,09   0,10%
  • IDXV30 115   0,39   0,34%
  • IDXQ30 109   -0,55   -0,50%

Rhoma minta PKB tidak buat pernyataan provokatif


Jumat, 02 Mei 2014 / 21:05 WIB
ILUSTRASI. Bunga telang bermanfaat mengobati bisul.


Sumber: TribunNews.com | Editor: Dikky Setiawan

JAKARTA. Bakal calon Presiden dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB), Rhoma Irama, mengimbau kepada politisi PKB supaya tidak mengeluarkan pernyataan provokatif yang bisa memicu kemarahan dari pendukung Rhoma Irama.

Rhoma menjelaskan pendukung Rhoma ada yang merasa kecewa dengan sikap PKB yang dikabarkan akan merapat ke PDIP dan meninggalkan Rhoma. Menurutnya pernyataan seperti itu sangat menyinggung perasaan pendukungnya.

"Ada pernyataan dari teman-teman PKB yang provokatif dan menyinggung perasaan teman-teman. Mereka berjuang tanpa mendapatkan imbalan apapun untuk membesarkan PKB. Saling menghormatilah," kata Rhoma di Jakarta, Jumat (2/5/2014).

"Kami imbau pada teman-teman PKB, tidak membuat statement provokatif," tegasnya.

Ketika ditanya lagi apakah saat ini dirinya sudah resmi meninggalkan PKB, pria berjuluk raja dangdut itu menyatakan sampai saat ini belum jelas karena belum ada pernyataan dari Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar mengenai koalisi PKB.

"PKB juga belum jelas. Koalisi PKB dengan PDIP belum fixed. Pak Ketum belum nyatakan itu, saya belum diajak bicara tentang kepastian itu. Saat ini saya masih bersama PKB. Kalau sampai itu terjadi, kami akan tarik dukungan. Sampai saat ini saya lihat belum ada kepastian," imbuhnya. (Danang Setiaji Prabowo)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×