Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati
KONTAN.CO.ID - KARAWANG. Presiden Prabowo Subianto resmi mengumumkan capaian swasembada beras pada tahun 2025.
Prabowo mengatakan bahwa swasembada beras ini dicapai lebih cepat dari target awal yang ditetapkan selama empat tahun menjadi hanya dengan 1 tahun saja.
"Kita sudah swasembada 1 tahun, kita sudah berdiri di atas kaki sendiri 1 tahun, kita tidak tergantung bangsa lain," kata Prabowo dalam Pengumuman Swasembada Pangan, Karawang, Rabu (7/1/2026).
Kepala Negara menegaskan bahwa tidak ada suatu negara yang berhasil tanpa kemandirian pangan.
Baca Juga: Libur Akhir Tahun, Kunjungan ke Taman Ismail Marzuki (TIM) Tembus 67.198 Orang
Menurutnya hal itu dibuktikan pada masa covid-19 yang saat itu Indonesia masih bergantung pada pasokan beras dari negara lain.
Prabowo yang saat itu menjadi Menteri Pertahanan turut menyaksikan bagaimana Presiden ke-7 Joko Widodo (Jokowi) kesulitan mencari impor beras karena beberapa negara melakukan karantina.
"Masa covid-19 itu menjadi peringatan lampu kuning bahwa bangsa Indonesia jangan mau, jangan bergatung pada bangsa lain apalagi untuk makan," pungkas Prabowo.
Kedepan, Prabowo ingin swasembada pangan tidak hanya terjadi pada komoditas beras saja, melainkan pada pangan lain seperti jagung dll.
Prabowo pun mengatakan bahwa pihaknya sudah dijanjikan oleh Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman bahwa jagung juga akan swasembada dalam waktu dekat.
"Kalau swasembada pakan kita akan murah untuk seluruh peternak dan kita akan turunkan lagi harga pupuk-pupuk saudara sekalian," ungkap Prabowo.
Baca Juga: Tahun 2026 Dinilai Sebagai Titik Balik Transformasi Hukum Nasional Indonesia
Selanjutnya: CNAF Akan Diversifikasi Produk di Tengah Lesunya Pasar Otomotif
Menarik Dibaca: 5 Olahraga untuk Mengencangkan Payudara Kendur, Bisa Dilakukan di Rumah!
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













