kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.827.000   -10.000   -0,35%
  • USD/IDR 17.049   32,00   0,19%
  • IDX 7.048   -43,45   -0,61%
  • KOMPAS100 972   -4,90   -0,50%
  • LQ45 716   -1,68   -0,23%
  • ISSI 251   -1,25   -0,50%
  • IDX30 389   -0,10   -0,03%
  • IDXHIDIV20 487   -1,85   -0,38%
  • IDX80 110   -0,59   -0,54%
  • IDXV30 135   -0,95   -0,70%
  • IDXQ30 127   0,03   0,02%

Resmi! Program MBG Dipangkas Menjadi 5 Hari Seminggu, Segini Anggaran yang Dihemat


Rabu, 01 April 2026 / 02:19 WIB
Resmi! Program MBG Dipangkas Menjadi 5 Hari Seminggu, Segini Anggaran yang Dihemat
ILUSTRASI. Kebijakan baru resmi berlaku 1 April 2026! Pemerintah pangkas hari distribusi MBG. (KKP/dok)


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

KONTAN.CO.ID - Pemerintah resmi mengoptimalisasi pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari langkah efisiensi anggaran negara. Program MBG yang sebelumnya diberikan enam hari dalam sepekan kini akan menjadi lima hari dalam sepekan.

Kebijakan ini disampaikan oleh Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto dalam konferensi pers pada Selasa (31/3/2026).

“Pemerintah mendorong optimalisasi daripada program Makan Bergizi Gratis. Program ini diarahkan untuk penyediaan makanan segar selama lima hari dalam seminggu,” kata Airlangga seperti yang dilansir dari Press Release Badan Komunikasi Pemerintah RI.

Meski demikian, pemerintah menegaskan ada pengecualian untuk kelompok penerima tertentu. Untuk sekolah berasrama, wilayah 3T (terdepan, terluar, tertinggal), serta daerah dengan angka stunting tinggi, distribusi MBG tetap dilakukan selama enam hari, yakni Senin hingga Sabtu.

Optimalisasi ini merupakan bagian dari kebijakan transformasi budaya kerja dan penghematan energi yang mulai diterapkan pemerintah pada 1 April 2026.

Baca Juga: Makan Bergizi Gratis (MBG) Dipangkas Jadi 5 Hari? BGN: Tergantung Sekolah!

Dengan perubahan jadwal distribusi tersebut, pemerintah memperkirakan dapat menghemat anggaran hingga Rp 20 triliun.

“Potensi penghematan dari kegiatan ini mencapai Rp 20 triliun,” ujar Airlangga.

Sementara itu, hingga awal Maret 2026, jumlah penerima manfaat program MBG tercatat telah mencapai lebih dari 60 juta orang. Penerima tersebut mencakup anak-anak sekolah, ibu hamil, ibu menyusui, serta lanjut usia (lansia).

Tonton: VIRAL! Dapur MBG Rp6 Juta Sehari, Fakta Sebenarnya Bikin Kaget

Pemerintah menilai langkah optimalisasi ini dilakukan untuk menjaga keberlanjutan program prioritas, sekaligus memastikan anggaran negara tetap efisien tanpa mengurangi perhatian terhadap wilayah rentan dan kelompok dengan kebutuhan gizi tinggi.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Effective Warehouse Management

[X]
×