kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.740.000   15.000   0,55%
  • USD/IDR 17.708   -71,00   -0,40%
  • IDX 6.526   24,10   0,37%
  • KOMPAS100 849   6,96   0,83%
  • LQ45 645   5,86   0,92%
  • ISSI 228   -0,31   -0,14%
  • IDX30 360   3,72   1,04%
  • IDXHIDIV20 437   4,19   0,97%
  • IDX80 97   0,82   0,85%
  • IDXV30 121   0,51   0,43%
  • IDXQ30 114   1,21   1,07%

Reshuffle Kabinet: Menko Polkam Dijabat Ad Interim


Senin, 08 September 2025 / 16:30 WIB
Reshuffle Kabinet: Menko Polkam Dijabat Ad Interim
ILUSTRASI. Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi menjelaskan dinamika terbaru usai reshuffle kabinet yang diumumkan Presiden. ANTARA FOTO/Asprilla Dwi Adha/foc.


Reporter: Handoyo | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Menteri Sekretariat Negara Prasetyo Hadi menjelaskan dinamika terbaru usai reshuffle kabinet yang diumumkan Presiden Senin (8/9). Untuk jabatan Menteri Koordinator Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polkam), Presiden untuk sementara waktu menunjuk pejabat ad interim, sambil menunggu keputusan definitif.

“Untuk sementara waktu, presiden belum menunjuk definitif. Jadi ditunjuk ad interim,” kata Prasetyo di Jakarta.

Sementara itu, posisi Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) yang baru ditunjuk tidak dapat hadir dalam acara pelantikan kabinet karena sedang berada di luar kota. Prasetyo menegaskan pelantikan resmi akan dijadwalkan ulang sesuai agenda presiden.

Baca Juga: Ini Alasan Prabowo Rombak Kabinet Merah Putih

Sri Mulyani Diganti, Bukan Mundur

Prasetyo juga menanggapi isu terkait pencopotan Sri Mulyani Indrawati dari posisi Menteri Keuangan. Ia menegaskan bahwa keputusan tersebut bukan karena pengunduran diri maupun pencopotan mendadak, melainkan hasil evaluasi presiden untuk melakukan reformasi di bidang keuangan dan pemerintahan.

“Ini adalah keputusan presiden sebagai kepala pemerintahan setelah melakukan evaluasi menyeluruh. Pertimbangannya banyak. Apa yang menjadi keputusan presiden, kita doakan semoga menjadi kebaikan kita semua,” ujarnya.

Lebih lanjut, Prasetyo menekankan bahwa reshuffle kabinet kali ini merupakan bagian dari evaluasi menyeluruh atas kinerja para menteri. Pergantian dan penunjukan pejabat ad interim di beberapa pos strategis dianggap sebagai langkah Presiden untuk memperkuat efektivitas pemerintahan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×