kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.860.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.127   21,00   0,12%
  • IDX 7.458   150,91   2,07%
  • KOMPAS100 1.029   19,80   1,96%
  • LQ45 746   12,57   1,71%
  • ISSI 269   4,55   1,72%
  • IDX30 400   7,29   1,85%
  • IDXHIDIV20 490   9,98   2,08%
  • IDX80 115   1,84   1,62%
  • IDXV30 135   1,86   1,40%
  • IDXQ30 129   2,36   1,86%

Realisasi defisit anggaran 2013 hanya 2,24%


Kamis, 02 Januari 2014 / 13:32 WIB
ILUSTRASI. Jadwal SIM Keliling Jakarta Hari Ini 11 Agustus 2022, Cek Cara & Syarat Perpanjang


Reporter: Anna Suci Perwitasari | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Membengkaknya subsidi bahan bakar minyak (BBM) sepanjang 2013 tidak membuat realisasi anggaran ikut melewati target.

Buktinya hingga akhir 2013 lalu, defisit anggaran kurang dari target yang sempat ditetapkan dalam APBN-P 2013 sebesar 2,38% dari produk domestik bruto (PDB).

"Defisit anggaran hingga akhir tahun tidak lebih dari target karena hanya 2,24%," kata Menteri Keuangan Chatib Basri di Jakarta, Kamis (2/1). Chatib menjelaskan tidak tercapainya defisit anggaran karena realisasi belanja tidak mencapai 100%.

Realisasi belanja menurut Chatib hanya 94% saja. Sedangkan penerimaan Indonesia di akhir 2013 baru terealisasi sebesar 95%. Namun mantan Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) masih belum menghitung berapa besar subsidi BBM tahun lalu.

"Realisasi subsidi masih menunggu audit," pungkasnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×