kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 1.819.000   -17.000   -0,93%
  • USD/IDR 16.565   165,00   0,99%
  • IDX 6.511   38,26   0,59%
  • KOMPAS100 929   5,57   0,60%
  • LQ45 735   3,38   0,46%
  • ISSI 201   1,06   0,53%
  • IDX30 387   1,61   0,42%
  • IDXHIDIV20 468   2,62   0,56%
  • IDX80 105   0,58   0,56%
  • IDXV30 111   0,69   0,62%
  • IDXQ30 127   0,73   0,58%

Realisasi belanja subsidi per Maret 2019 turun 13,7% menjadi Rp 21,8 triliun


Senin, 22 April 2019 / 20:42 WIB
Realisasi belanja subsidi per Maret 2019 turun 13,7% menjadi Rp 21,8 triliun


Reporter: Benedicta Prima | Editor: Noverius Laoli

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Kementerian Keuangan (Kemkeu) melaporkan belanja subsidi per Maret 2019 mengalami penurunan 13,7% menjadi Rp 21,8 triliun dibandingkan periode yang sama 2018 yang sebesar Rp 25,3 triliun.

Penurunan tersebut berasal dari penurunan realisasi subsidi energi  yang turun 20,3% menjadi Rp 20,1 triliun dibandingkan periode sama 2018 yang sebesar  Rp 25,3 triliun.

Penurunan subsidi energi ini disebabkan penurunan subsidi BBM dan LPG yang anjlok 22,7% dari Rp 15,6 triliun menjadi Rp 12,1 triliun serta penurunan subsidi listrik yang turun 16,6% dari Rp 9,6 triliun menjadi Rp 8 triliun.

"Penurunan subsidi energi karena periode yang sama tahun 2018 ada penyerahan kurang biaya subsidi untuk tahun 2016-2017," jelas Direktur Jenderal Anggaran Kemkeu Askolani saat konferensi pers APBN KiTa, Senin (22/4).

Sedangkan pada triwulan I-2019, pemerintah belum melakukan pelunasan untuk kegiatan kurang bayar. Pemerintah baru akan melakukan pelunasan kurang bayar pada triwulan II-2019.

"Maka akan ada sedikit tambahan (bayar kepada) Pertamina dan PLN untuk memenuhi sebagian kurang bayar di 2016-2017," imbuh Askolani.

Pada Maret 2018 Kemkeu melaporkan belanja subsidi energi mencapai Rp 25,3 triliun atau 16,2% dari pagu APBN 2018 yang sebesar Rp 156,2 triliun. Belanja ini terutama untuk membayar utang subsidi energi pada tahun sebelumnya.

Pada kuartal I-2018 Kemkeu membayar tunggakan subsidi Rp 9,3 triliun. Untuk BBM dan LPG sebesar Rp 6,3 triliun dan PLN sebesar Rp 3 triliun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Survei KG Media

TERBARU
Kontan Academy
Supply Chain Management on Procurement Economies of Scale (SCMPES) Brush and Beyond

[X]
×