CLOSE [X]
kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.604.000   4.000   0,15%
  • USD/IDR 17.627   61,00   0,35%
  • IDX 6.541   -47,96   -0,73%
  • KOMPAS100 858   -8,05   -0,93%
  • LQ45 650   -6,26   -0,95%
  • ISSI 227   -3,10   -1,35%
  • IDX30 361   -3,60   -0,99%
  • IDXHIDIV20 450   -2,93   -0,65%
  • IDX80 98   -0,98   -0,99%
  • IDXV30 125   -0,95   -0,75%
  • IDXQ30 116   -1,19   -1,02%

Ratu Atut tak hadiri rapat paripurna HUT Banten


Jumat, 04 Oktober 2013 / 12:15 WIB
ILUSTRASI. Wajib pajak berjalan memasuki ruangan KPP Pratama Jakarta Tanah Abang Tiga, Jakarta, Jumat (4/2/2022). ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat/foc.


Reporter: Hendra Gunawan | Editor: Hendra Gunawan

BANTEN. Gubernur Banten Ratu Atut Chosiyah, tak menghadiri rapat paripurna HUT ke-13 Banten di gedung DPRD Banten hari ini. Ketidakhadiran Ratu Atut dalam rapat paripurna tersebut memang sudah bisa ditebak saat Wakil Gubernur Banten Rano Karno memasuki ruang paripurna lebih dulu.

Petugas protokoler pun ikut memasuki ruang paripurna dan tak ada lagi yang berjaga di depan pintu masuk setelah Rano Karno datang. Dalam sambutannya pun, Rano yang mewakili Ratu Atut tak menyinggung sedikit pun ketidakhadiran orang nomor satu Banten itu setelah namanya disebut ikut terseret dalam sengketa Pilkada Lebak.

"Ada peningkatan pertumbuhan ekonomi dan fiskal daerah. Ini tak lepas dari menguatnya kemampuan fiskal provinsi Banten untuk mendorong pertumbuhan ekonomi kota/kabupaten se-provinsi Banten," kata Rano dalam sambutannya, Jumat (4/10).

Sebelumnya, aksi demonstrasi juga terjadi di samping gedung DPRD Banten. Massa menuntut Ratu Atut sebagai Gubernur Banten, harus bertanggung jawab atas prahara kasus korupsi di Banten. "Penyelewengan dan korupsi dari Gubernur kita benar-benar terjadi kawan-kawan," teriak seorang orator. (Tribunnews.com)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
HUTKONTAN30
Kontan Academy
CFO Lens Winning Sales Proposal

[X]
×