kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.857.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.020   -18,00   -0,11%
  • IDX 7.027   -157,66   -2,19%
  • KOMPAS100 971   -21,90   -2,21%
  • LQ45 715   -12,21   -1,68%
  • ISSI 251   -5,90   -2,30%
  • IDX30 389   -4,63   -1,18%
  • IDXHIDIV20 483   -4,52   -0,93%
  • IDX80 109   -2,25   -2,01%
  • IDXV30 133   -1,42   -1,05%
  • IDXQ30 127   -1,23   -0,96%

Ratas soal vokasi, Presiden Jokowi minta hal konkret


Kamis, 16 Mei 2019 / 15:25 WIB


Reporter: Abdul Basith | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Joko Widodo (Jokowi) meminta hal konkret terkait pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM). Hal itu diungkapkan Jokowi ketika menyampaikan pengantar dalam Rapat Terbatas (Ratas) mengenai vokasi. Ratas tersebut menindaklanjuti pertemuan yang dilakukan sebelumnya.

"Kita ingin sebuah hal yang konkret, betul-betul pelatihan itu menghasilkan SDM yang kelihatan ter-upgrade betul skill-nya," ujar Jokowi saat ratas di istana merdeka, Kamis (16/5).

Hal konkret itu nantinya akan dijabarkan menjadi program kerja. Jokowi menginginkan hal yang konkret agar dapat disesuaikan dengan anggaran yang akan dialokasikan.

Jokowi menegaskan pembangunan SDM perlu dilakukan secara besar-besaran. Pasalnya bonus demografi akan mencapai puncaknya pada tahun 2030. "Kuncinya adalah langkah perbaikan, reformasi di pendidikan dan pelatihan vokasi yang dilakukan secara terpadu dan terintegrasi," terang Jokowi.

Asal tahu saja sebelumnya terdapat sejumlah usulan dalam pengembangan SDM. Antara lain pembuatan komite nasional vokasi dan penerapan super tax deduction yang akan mendorong swasta ikut membangun SDM.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×