kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.774.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.978   131,00   0,73%
  • IDX 5.898   -297,18   -4,80%
  • KOMPAS100 782   -41,97   -5,09%
  • LQ45 591   -28,13   -4,54%
  • ISSI 204   -10,42   -4,86%
  • IDX30 335   -14,10   -4,03%
  • IDXHIDIV20 414   -13,79   -3,22%
  • IDX80 89   -4,81   -5,13%
  • IDXV30 113   -4,46   -3,79%
  • IDXQ30 109   -3,80   -3,38%

Rano: Normalisasi Cisadane butuh waktu 10 tahun


Sabtu, 25 Januari 2014 / 15:54 WIB
ILUSTRASI. Cara menanam kentang dalam pot.


Sumber: Kompas.com | Editor: Hendra Gunawan

TANGERANG. Wakil Gubernur Banten Rano Karno mengatakan, upaya normalisasi Sungai Cisadane memerlukan waktu hingga puluhan tahun. Sebab, sungai tersebut cukup panjang mengingat melintasi tidak hanya Kota Tangerang, melainkan Tangerang Selatan dan Kabupaten Tangerang.

"Mengerjakan normalisasi ini butuh waktu barang kali kalau dari mulai Tangsel, kemudian masuk kabupaten dan kota, mungkin memerlukan waktu 10 tahun," kata Rano di Kantor Inspektorat Kota Tangerang, Sabtu (25/1).

Rano menyatakan, normalisasi Sungai Cisadane dinilai mesti didahulukan sebelum membangun sodetan untuk mengaliri air dari Sungai Ciliwung. Setelah normalisasi dilakukan, lanjut Rano, baru membicarakan mengenai pembuatan sodetan.

"Jadi normalisasi jadi prioritas utama," ujar Rano.

Rano melanjutkan, kondisi Sungai Cisadane saat ini tidak dapat menampung aliran Ciliwung. Meski demikian, dia menegaskan tidak menolak rencana dari pemerintah pusat itu. Ia mengungkapkan dukungannya tentang rencana dan kegiatan Pemerintah Pusat tersebut, asalkan Tangerang tidak menjadi korban banjir dengan adanya sodetan. (Robertus Belarminus)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×