kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.839.000   0   0,00%
  • USD/IDR 17.553   53,00   0,30%
  • IDX 6.723   -135,58   -1,98%
  • KOMPAS100 893   -22,45   -2,45%
  • LQ45 658   -11,96   -1,79%
  • ISSI 243   -4,93   -1,99%
  • IDX30 371   -5,63   -1,49%
  • IDXHIDIV20 455   -6,14   -1,33%
  • IDX80 102   -2,10   -2,02%
  • IDXV30 130   -2,00   -1,52%
  • IDXQ30 119   -1,28   -1,07%

Ramai Isu Hiperinflasi, Menkeu Purbaya Buka-Bukaan Kondisi Ekonomi RI


Jumat, 08 Mei 2026 / 07:30 WIB
Ramai Isu Hiperinflasi, Menkeu Purbaya Buka-Bukaan Kondisi Ekonomi RI
ILUSTRASI. Kekhawatiran hiperinflasi di Indonesia ditepis Menkeu Purbaya. (KONTAN/Cheppy A. Muchlis)


Reporter: Barratut Taqiyyah Rafie, kompas.com | Editor: Barratut Taqiyyah Rafie

Mengutip laporan Reuters yang merangkum penelitian Steve Hanke dan Nicholas Krus berjudul “World Hyperinflations” pada 2012, hiperinflasi didefinisikan secara kuantitatif sebagai kondisi ketika harga naik minimal 50% per bulan.

Penelitian tersebut mencatat terdapat sekitar 56–57 kejadian hiperinflasi dalam sejarah dunia, dan semuanya terjadi dalam kondisi ekonomi ekstrem.

Contohnya termasuk hiperinflasi di Jerman pada era Weimar yang mencapai 29.500% per bulan pada 1923, hingga Zimbabwe pada 2008 yang mencapai miliaran persen per bulan.

Yang menarik, studi tersebut menunjukkan bahwa hiperinflasi tidak pernah muncul di negara dengan ekonomi stabil dan sistem politik yang kuat.

Hiperinflasi umumnya terjadi akibat perang, runtuhnya rezim, atau penurunan produksi besar-besaran, bukan karena kebijakan teknis ekonomi semata.

Tonton: SPBU Swasta Sudah Beli Solar dari Pertamina, Pemerintah Stop Impor Solar Tahun Ini

Dengan kata lain, hiperinflasi lebih merupakan gejala dari krisis politik dan ekonomi yang dalam, bukan fenomena yang muncul secara normal dalam negara demokrasi yang stabil.

(Alicia Diahwahyuningtyas, Albertus Adit)

Sumber: https://www.kompas.com/tren/read/2026/05/07/210000965/menteri-purbaya-bantah-isu-hiperinflasi-ini-penyebab-dan-tandanya

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×