kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.843.000   -50.000   -1,73%
  • USD/IDR 17.006   57,00   0,34%
  • IDX 7.107   84,55   1,20%
  • KOMPAS100 978   11,34   1,17%
  • LQ45 722   8,69   1,22%
  • ISSI 249   4,23   1,73%
  • IDX30 393   5,52   1,42%
  • IDXHIDIV20 489   3,83   0,79%
  • IDX80 110   1,42   1,31%
  • IDXV30 134   2,21   1,67%
  • IDXQ30 127   1,16   0,92%

Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 3 Gelombang, Hindari Macet Di Tanggal Ini


Senin, 23 Maret 2026 / 10:30 WIB
Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 3 Gelombang, Hindari Macet Di Tanggal Ini
ILUSTRASI. Puncak Arus Balik Lebaran 2026 Diprediksi 3 Gelombang, Hindari Macet Di Tanggal Ini


Sumber: Kompas.com | Editor: Adi Wikanto

KONTAN.CO.ID - Jakarta. Libur Lebaran / Hari Raya Idulfitri 1447 H segera berakhir. Pemudik di kampung halaman akan mulai kembali ke kota masing-masing. Sebelum memulai perjalanan kembali ke kota asal, simak prediksi puncak arus balik Lebaran 2026.

Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi mengingatkan para pemudik yang akan kembali ke wilayah Jabodetabek untuk menghindari waktu yang diprediksi menjadi puncak arus balik Lebaran 2026.

Menurut Dudy, puncak arus balik tahun ini diperkirakan terjadi dalam tiga gelombang, yakni pada 24, 28, dan 29 Maret 2026.

“Berdasarkan data perhitungan di Jasamarga Tollroad Command Center (JMTC), puncak arus balik diprediksi jatuh pada Selasa, 24 Maret 2026, dengan volume lebih dari 285.000 kendaraan. Jumlah ini lebih tinggi dibandingkan puncak arus mudik sebelumnya,” ujar Dudy dalam keterangannya, Minggu (22/3/2026).

Baca Juga: Pertumbuhan Pajak 2026 Didukung Aktivitas Digital, Sektor Perdagangan Melonjak

Jadwal Terbaik Hindari Puncak Arus Balik

Untuk menghindari kepadatan, pemerintah mengimbau masyarakat agar mengatur waktu perjalanan kembali dengan lebih fleksibel, di antaranya:

- 23 Maret 2026 (memanfaatkan cuti bersama)  
- 25–27 Maret 2026 (memanfaatkan kebijakan Work From Anywhere/WFA)  

Dengan strategi ini, distribusi kendaraan diharapkan lebih merata sehingga perjalanan menjadi lebih nyaman.

Tiga Gelombang Puncak Arus Balik

Kakorlantas Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho juga menegaskan bahwa arus balik akan terjadi dalam tiga gelombang besar:

- 24 Maret 2026  
- 28 Maret 2026  
- 29 Maret 2026  

Masyarakat diimbau untuk menghindari tanggal-tanggal tersebut guna mengurangi risiko kemacetan.

Tonton: Iran Tembakkan Rudal ke Diego Garcia, Inggris Batal Izinkan Pangkalan Siprus

Diskon Tarif Tol 30 Persen

Direktur Utama PT Jasa Marga (Persero) Tbk, Rivan A. Purwantono, menyampaikan bahwa pihaknya memberikan diskon tarif tol sebesar 30 persen untuk arus balik.

Diskon ini berlaku pada:

- 26–27 Maret 2026  
- Berlaku di 9 ruas tol Jasa Marga Group  
- Untuk perjalanan jarak jauh (menerus)  

Kebijakan ini diharapkan dapat mendorong pemudik menghindari puncak arus balik.

Kesiapan Infrastruktur dan Layanan

Jasa Marga juga memastikan kesiapan layanan di ruas tol utama dengan berbagai langkah, seperti:

- Optimalisasi gardu tol  
- Penyiagaan armada layanan jalan tol  
- Pengaturan lalu lintas situasional  
- Kesiapsiagaan petugas 24 jam  

Pemantauan lalu lintas dilakukan secara real-time melalui JMTC, serta didukung layanan informasi seperti aplikasi Travoy, Call Center 133, dan Radio Travoy FM.

Baca Juga: Ekonom UGM: WFH Sehari Seminggu Dinilai Tak Efektif Tekan Konsumsi BBM

Pembatasan Operasional Truk

Selain itu, pengemudi kendaraan angkutan barang dengan sumbu tiga atau lebih diimbau mematuhi aturan pembatasan operasional.

Pembatasan ini berlaku pada:

- 13–29 Maret 2026  

Langkah tersebut bertujuan untuk menjaga kelancaran arus mudik dan balik selama periode Lebaran.

Dengan perencanaan perjalanan yang matang dan memanfaatkan kebijakan yang tersedia, masyarakat diharapkan dapat menikmati perjalanan arus balik dengan lebih aman, nyaman, dan lancar.



 

Sumber: https://otomotif.kompas.com/read/2026/03/23/071200315/awas-terjebak-macet-ini-3-tanggal-puncak-arus-balik-lebaran-2026.

Ekonomi RI Tumbuh 5,7%? Kuat atau Efek Lebaran Saja? Ini Fakta Sebenarnya!

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Video Terkait



TERBARU

[X]
×