Sumber: Kompas.com | Editor: Yudho Winarto
Lalu lintas masih terkendali
Berdasarkan pemantauan Korlantas, kondisi lalu lintas selama periode mudik hingga pasca-Lebaran masih relatif terkendali, meski terjadi peningkatan volume kendaraan di sejumlah wilayah.
Agus menyebutkan, peningkatan pergerakan kendaraan terlihat di kawasan aglomerasi seperti Semarang Raya hingga Jabodetabek. Selain itu, lonjakan juga terjadi di sejumlah destinasi wisata, antara lain Bali, Malang Raya, Jakarta, dan Jawa Barat.
“Pergerakan aglomerasi terpantau cukup padat, namun masih dapat dikelola dengan baik," ujar Agus.
Menurut dia, kondisi tersebut dapat dikendalikan berkat sinergi antara Polri dan berbagai pemangku kepentingan, termasuk pengelola jalan tol dan instansi terkait lainnya.
Baca Juga: Prabowo: Investasi AS Terbuka, Tapi Wajib Ikuti Aturan
Ratusan kecelakaan terjadi
Di sisi lain, Polri mencatat ratusan kecelakaan lalu lintas terjadi pada hari pertama dan kedua Lebaran, yakni sejak Sabtu (21/3/2026) pukul 18.00 WIB hingga Minggu (22/3/2026) pukul 06.00 WIB.
Total terdapat 292 kejadian kecelakaan di mana delapan orang meninggal dunia, 60 orang mengalami luka berat, dan 489 orang luka ringan. Kerugian materiil akibat kejadian tersebut diperkirakan mencapai lebih dari Rp 206 juta.
Meski demikian, Marupa menegaskan bahwa secara umum situasi keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) tetap dalam kondisi aman dan kondusif tanpa adanya kejadian menonjol.
Imbauan keselamatan Polri mengingatkan masyarakat untuk tetap mengutamakan keselamatan selama perjalanan arus balik, termasuk saat mengunjungi destinasi wisata.
Kewaspadaan khusus diminta di lokasi wisata air seperti pantai, sungai, dan kolam renang yang kerap mengalami lonjakan pengunjung saat libur Lebaran.
Baca Juga: Mudik Lebaran 2026, 39.608 Truk Terdeteksi Langgar Pembatasan Angkutan Barang
“Kami mengimbau masyarakat yang akan melakukan perjalanan, khususnya ke destinasi wisata, agar tetap berhati-hati dan mengutamakan keselamatan," ujar Marupa.
Selain itu, pengelola tempat wisata juga diminta aktif memastikan standar keamanan serta memperhatikan kapasitas pengunjung guna mencegah potensi kecelakaan.
Dengan berbagai strategi yang telah disiapkan, Polri berharap arus balik Lebaran 2026 dapat berjalan lancar, aman, dan terkendali, meski terjadi lonjakan mobilitas masyarakat di berbagai wilayah.
Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News













