kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.630.000   -15.000   -0,57%
  • USD/IDR 17.913   43,00   0,24%
  • IDX 5.643   -177,60   -3,05%
  • KOMPAS100 728   -24,24   -3,22%
  • LQ45 553   -19,90   -3,47%
  • ISSI 197   -4,65   -2,31%
  • IDX30 314   -10,96   -3,37%
  • IDXHIDIV20 389   -11,74   -2,93%
  • IDX80 83   -2,75   -3,22%
  • IDXV30 107   -1,77   -1,63%
  • IDXQ30 102   -3,08   -2,93%

Proyek US$ 50 miliar ditawarkan ke China


Senin, 22 Mei 2017 / 19:33 WIB


Reporter: Agus Triyono | Editor: Hendra Gunawan

JAKARTA. Pemerintah akan menawarkan proyek senilai US$ 50 miliar ke China. Langkah tersebut dilakukan sebagai tindak lanjut KTT OBOR yang diikuti Presiden Jokowi beberapa waktu lalu.

Proyek tersebut salah satunya pengembangan industri dengan energi hijau dan pengembangan proyek pembangkit listrik hydropower di Kalimantan Utara. Menteri Perindustrian, Airlangga Hartato mengatakan, pengembangan proyek di Kalimantan Utara bernilai investasi US$ 27 miliar.

"Proyek lain, pengembangan komplek industri di Kuala Tanjung," katanya di Komplek Istana Bogor, Senin (22/5).

Sedangkan proyek ketiga, komplek industri di kawasan Bitung. "Sei Mangkei dan Bitung itu nilainya US$ 23 miliar," katanya.

Presiden Joko Widodo memerintahkan agar menterinya tidak hanya menawarkan proyek saja. Dia memerintahkan para menterinya untuk juga memantau minat dan rencana investasi secara detail agar investasi tersebut bisa terlaksana, terutama investasi yang berasal dari luar.

Dia juga memerintahkan para menterinya untuk terus memperbaiki hal-hal kecil yang selama ini menjadi batu sandungan dan membuat investor enggan investasi di Indonesia.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
Inventory Management: From Chaos to Control Sales Coaching: Lead Better, Sell More!

[X]
×