kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.635.000   20.000   0,76%
  • USD/IDR 18.079   -31,00   -0,17%
  • IDX 6.047   7,29   0,12%
  • KOMPAS100 791   2,61   0,33%
  • LQ45 601   1,68   0,28%
  • ISSI 209   -0,61   -0,29%
  • IDX30 340   1,00   0,30%
  • IDXHIDIV20 423   1,24   0,29%
  • IDX80 90   0,23   0,26%
  • IDXV30 116   0,16   0,14%
  • IDXQ30 109   0,32   0,29%

Program padat karya di Lampung dilaksanakan di 151 titik


Senin, 22 Januari 2018 / 08:29 WIB
ILUSTRASI. Presiden Jokowi membuka sidang kabinet paripurna awal tahun 2018


Reporter: Agus Triyono | Editor: Wahyu T.Rahmawati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Pemerintah terus menggeber pelaksanaan program padat karya. Kali ini, program tersebut dilaksanakan di Lampung.

Presiden Jokowi mengatakan, terdapat 151 titik lokasi pelaksanaan program padat karya di Lampung. Salah satu titik berada di Kecamatan Penengahan, Kabupaten Lampung Selatan, Provinsi Lampung.

Padat karya dilakukan dalam pembangunan dan peningkatan saluran irigasi tersier atau pemeliharaan saluran irigasi sekunder sepanjang 150 meter. “Yang dikerjakan adalah membangun irigasi dan juga seperti di tempat lain, pembayaran pekerjanya langsung dilakukan mingguan. Pembantu tukang Rp 80.000 per hari dan tukangnya Rp 100.000 per hari,” ungkap Jokowi dalam keterangan, Minggu (21/1) sore.

Sebelum Lampung, program padat karya sudah dilakukan di Jawa Barat. Ada 721 titik pelaksanaan program padat karya Jawa Barat. Jokowi mengatakan, program tersebut dilaksanakan untuk membuka lapangan kerja bagi masyarakat. "Jadi satu desa paling tidak 100-200 orang yang dibayar cash sehingga konsumsi masyarakat meningkat lebih baik. Arahnya ke sana,” katanya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×