kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.633.000   -2.000   -0,08%
  • USD/IDR 18.012   -76,00   -0,42%
  • IDX 6.108   66,24   1,10%
  • KOMPAS100 801   11,17   1,41%
  • LQ45 609   8,67   1,45%
  • ISSI 211   1,35   0,64%
  • IDX30 343   4,64   1,37%
  • IDXHIDIV20 429   6,16   1,46%
  • IDX80 91   1,30   1,44%
  • IDXV30 117   1,58   1,37%
  • IDXQ30 111   1,61   1,48%

Prabowo–Trump Segera Teken Dokumen Final Kesepakatan Tarif Indonesia–AS


Selasa, 03 Februari 2026 / 18:08 WIB
Prabowo–Trump Segera Teken Dokumen Final Kesepakatan Tarif Indonesia–AS
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto dan Donald Trump akan bertemu. Kesepakatan tarif RI-AS diklaim rampung, siap ubah keuntungan perdagangan. (prabowo/INSTAGRAM)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Handoyo

KONTAN.CO.ID – JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto dijadwalkan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk menandatangani dokumen final kesepakatan tarif antara Indonesia dan AS.

Pertemuan tingkat tinggi ini menjadi tahap akhir dari rangkaian negosiasi tarif yang sebelumnya telah dinyatakan rampung oleh pemerintah.

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya menyampaikan bahwa rencana pertemuan kedua kepala negara tersebut saat ini masih dibahas di Kementerian Luar Negeri (Kemlu).

"Itu sedang dibahas di Kementerian luar negeri, nanti Pak Menlu yang akan sampaikan," kata Teddy pada awak media di Istana Kepresidenan, Selasa (3/2/2026).

Baca Juga: Pemerintah Klaim Positif Hasil Negosiasi Tarif Dagang dengan AS

Menurut Teddy, tim Kemlu telah melakukan komunikasi awal untuk menjadwalkan pertemuan antara Presiden Prabowo dan Presiden Trump. Meski demikian, hingga kini belum ada keputusan resmi terkait waktu pelaksanaan pertemuan tersebut.

"Tentunya sudah ada perbincangan dan beberapa kali bertemu, itu nanti akan diputuskan, oke?," urainya.

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menegaskan bahwa proses negosiasi tarif antara Indonesia dan AS telah sepenuhnya selesai. Pemerintah, kata dia, kini hanya menunggu penandatanganan dokumen final oleh kedua presiden.

Airlangga juga mengungkapkan bahwa detail tarif final yang disepakati belum dapat dipublikasikan karena kedua negara akan terlebih dahulu menandatangani perjanjian kerahasiaan atau Non-Disclosure Agreement (NDA).

Baca Juga: Soal Update Negosiasi Tarif Trump, Kemenko Perekonomian: Bakal Ada Kejutan

"Dapetnya belum, nanti masih ada non disclosure agreement baru di tandatangani," ungkap Airlangga usai Rakortas Pemerintah Pusat-Daerah, Senin (3/2/2026).

Dengan rampungnya negosiasi dan menunggu penandatanganan resmi, kesepakatan tarif Indonesia–AS ini dinilai akan menjadi tonggak penting dalam hubungan perdagangan bilateral kedua negara, sekaligus membuka babak baru kerja sama ekonomi strategis di tengah dinamika perdagangan global.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News


Tag


TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×