kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.844.000   -183.000   -6,05%
  • USD/IDR 16.785   -38,00   -0,23%
  • IDX 8.038   115,67   1,46%
  • KOMPAS100 1.124   16,54   1,49%
  • LQ45 816   9,98   1,24%
  • ISSI 285   6,93   2,49%
  • IDX30 427   5,94   1,41%
  • IDXHIDIV20 512   6,85   1,36%
  • IDX80 125   1,91   1,55%
  • IDXV30 140   4,20   3,10%
  • IDXQ30 139   1,31   0,96%

Pembahasan Tarif AS Rampung, Kementerian Luar Negeri Siapkan Pertemuan Prabowo-Trump


Selasa, 03 Februari 2026 / 13:05 WIB
Diperbarui Selasa, 03 Februari 2026 / 13:07 WIB
Pembahasan Tarif AS Rampung, Kementerian Luar Negeri Siapkan Pertemuan Prabowo-Trump
ILUSTRASI. Sekretaris Kabinet (Seskab) Teddy Indra Wijaya (KONTAN/Lailatul Anisah)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Herlina Kartika Dewi

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto akan dijadwalkan bertemu dengan Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk meneken dokumen final kesepakatan tarif AS. 

Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya mengatakan rencana pertemuan itu tengah dibahas di Kementerian Luar Negeri. 

"Itu sedang dibahas di Kementerian luar negeri, nanti Pak Menlu yang akan sampaikan," kata Teddy pada awak media di Istana Kepresidenan, Selasa (3/2/2026). 

Teddy menyebut Tim Kementerian Luar Negeri sudah melakukan perbincangan awal untuk menjadwalkan pertemuan tersebut. Namun hingga kini masih belum ada keputusan jadwal resmi pertemuan kedua kepala negara. 

Baca Juga: Presiden Prabowo Pakai 2 Pesawat ke Luar Negeri, Seskab Teddy: Itu Tidak Benar

"Tentunya sudah ada perbincangan dan beberapa kali bertemu, itu nanti akan diputuskan," urainya. 

Sebelumnya, Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto menegaskan bahwa negosiasi tarif dengan AS sudah sepenuhnya rampung. 

Menurutnya, pemerintah tinggal melakukan penandatanganan dokumen final yang akan diteken langsung oleh Prabowo dan Trump. 

Saat ditanya ihwal tarif final AS, Airlangga mengatakan akan ada Non Disclosure Agreement kedua negara. 

"Dapatnya belum, nanti masih ada non disclosure agreement baru ditandatangani," ungkap Airlangga usai Rakortas Pemerintah Pusat-Daerah, Senin (3/2/2026). 

Selanjutnya: Bunga Kompetitif, ORI029 Alternatif Diversifikasi di tengah Volatilitas Pasar

Menarik Dibaca: Bunga Kompetitif, ORI029 Alternatif Diversifikasi di tengah Volatilitas Pasar

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
SPT Tahunan PPh Coretax: Mitigasi, Tips dan Kertas Kerja Investing From Zero

[X]
×