kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.765.000   -24.000   -0,86%
  • USD/IDR 17.718   -18,00   -0,10%
  • IDX 6.332   -38,50   -0,60%
  • KOMPAS100 837   -6,38   -0,76%
  • LQ45 635   0,23   0,04%
  • ISSI 226   -1,87   -0,82%
  • IDX30 363   1,48   0,41%
  • IDXHIDIV20 452   4,34   0,97%
  • IDX80 96   -0,50   -0,51%
  • IDXV30 124   -0,62   -0,50%
  • IDXQ30 118   1,25   1,07%

Prabowo: RI Harus Tentukan Harga Komoditas Sendiri untuk Sawit Hingga Nikel


Rabu, 20 Mei 2026 / 11:30 WIB
Prabowo: RI Harus Tentukan Harga Komoditas Sendiri untuk Sawit Hingga Nikel
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (KONTAN/Youtube TV Parlemen)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Anna Suci Perwitasari

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto menegaskan Indonesia akan menentukan harga sumber daya alamnya sendiri mulai dari kelapa sawit (crude palm oil) hingga nikel. 

Hal itu disampaikannya dalam pidato kenegaraan tentang Kerangka Ekonomi Makro (KEM) dan Pokok-Pokok Kebijakan Fiskal (PPKF) RPBN tahun 2027 di Gedung DPR RI, pada Rabu (20/5/2026). 

Prabowo mengaku heran Indonesia menjadi produsen terbesar untuk kelapa sawit, namun harganya masih bergantung pada negara lain. 

"Saya mengatakan pada menteri saya ini tidak boleh terjadi. Saya tidak mau kelapa sawit kita ditentukan oleh bangsa lain. Kita tentukan harga kita," kata Prabowo. 

Baca Juga: Mulai Juni 2026, Prabowo Wajibkan Ekspor SDA Lewat BUMN yang Ditunjuk Pemerintah

Prabowo bahkan menyebut bahwa jika komoditas ini tidak di beli, maka pemerintah bisa memanfaatkan untuk kepentingan negara. 

Selain itu, Pabowo juga meminta kepada para pembantunya untuk merumuskan harga sendiri untuk komoditas pertambangan mulai dari nikel hingga emas. 

"Harga semua tambang kita, harga semua komoditas kita harus ditentukan di negara kita sendiri," ungkap Prabowo. 

"Dan kalau mereka ga mau beli ya gapapa biar aja di bawah tanah untuk cucu kita nanti, dari pada kita jual murah," lanjutnya. 

Untuk itu, dalam kesempatan ini Presiden turut meminta dukungan langsung dari DPR RI terkait kebijakan ini. 

"Saya minta dukungan majelis ini, mari bersama-sama," tegas Prabowo. 

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
Kontan Academy
Promo Markom Kepailitan & PKPU, dalam Turbulensi Perekonomian : Ancaman atau Solusi?

[X]
×