kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.632.000   22.000   0,84%
  • USD/IDR 17.880   0,00   0,00%
  • IDX 6.340   108,24   1,74%
  • KOMPAS100 839   16,49   2,00%
  • LQ45 637   8,89   1,42%
  • ISSI 218   3,63   1,69%
  • IDX30 358   3,90   1,10%
  • IDXHIDIV20 444   3,51   0,80%
  • IDX80 96   1,59   1,69%
  • IDXV30 119   0,82   0,69%
  • IDXQ30 115   1,03   0,91%

Prabowo: Polisi Harus Lindungi Rakyat, Jangan Justru Menyusahkan


Rabu, 01 Juli 2026 / 10:57 WIB
Prabowo: Polisi Harus Lindungi Rakyat, Jangan Justru Menyusahkan
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto (KONTAN/Youtube TV Parlemen)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Yudho Winarto

KONTAN.CO.ID – BOGOR. Presiden Prabowo Subianto menegaskan kepercayaan masyarakat merupakan modal utama yang harus dijaga oleh Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) dalam menjalankan tugas sebagai aparat penegak hukum.

Pesan tersebut disampaikan Prabowo saat memimpin upacara Peringatan Ke-80 Hari Bhayangkara di Cikeas, Kabupaten Bogor, Selasa (1/7/2026).

Baca Juga: Prabowo Ingatkan Polri, Narkoba hingga Tambang Ilegal Masih Jadi PR Besar

Menurut Prabowo, kepercayaan publik merupakan kekuatan terbesar yang dimiliki institusi kepolisian.

"Pertama, jagalah kepercayaan rakyat. Karena kepercayaan adalah senjata terkuat seorang polisi," ujar Prabowo.

Ia juga meminta seluruh anggota Polri semakin dekat dengan masyarakat. Menurutnya, polisi harus hadir saat masyarakat membutuhkan, mendengarkan aspirasi warga, memberikan pelayanan terbaik, serta melindungi masyarakat.

"Jadilah polisi yang dekat dengan rakyat. Datanglah ketika rakyat membutuhkan. Dengarkan rakyat, layani rakyat, lindungi rakyat, jangan justru menyusahkan rakyat," katanya.

Prabowo mengingatkan bahwa seluruh pembiayaan dan fasilitas yang dimiliki institusi kepolisian berasal dari rakyat.

Baca Juga: Hari Bhayangkara, Presiden Prabowo Tekankan Peran Polri Jaga Iklim Investasi

Karena itu, setiap anggota Polri memiliki tanggung jawab untuk mengabdi dan melindungi kepentingan masyarakat.

"Ingat, gaji kita sebagai alat negara adalah dari rakyat. Semua perlengkapan kita dari rakyat. Karena itu kita harus benar-benar menjaga dan melindungi rakyat kita," tegasnya.

Di bidang penegakan hukum, Prabowo meminta Polri tetap menjunjung tinggi prinsip keadilan, berani membela masyarakat yang benar, serta memberikan perlindungan kepada kelompok yang lemah tanpa takut terhadap tekanan dari pihak mana pun.

Selain itu, ia kembali menekankan pentingnya peningkatan kapasitas personel melalui penguasaan ilmu pengetahuan, teknologi, dan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI).

Menurutnya, perkembangan teknologi membuat pola kejahatan semakin kompleks sehingga aparat harus terus beradaptasi.

Prabowo juga mendorong Polri memperkuat sinergi dengan TNI, kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, tokoh masyarakat, akademisi, media, pelaku usaha, hingga kelompok petani, nelayan, dan buruh untuk menjaga stabilitas nasional.

Baca Juga: Hore! Tarif Listrik Tidak Naik pada Kuartal III-2026, Ini Penyebabnya

Menutup arahannya, Prabowo meminta Polri terus melakukan pembenahan internal dan tidak berhenti berbenah demi mempertahankan kepercayaan masyarakat.

"Institusi yang besar adalah institusi yang mau mendengar. Institusi yang kuat adalah institusi yang berani berubah. Institusi yang dicintai oleh rakyat adalah institusi yang selalu rendah hati," kata Prabowo.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU
KONTAN DIGITAL PREMIUM ACCESS
Kontan Academy
[Intensive Workshop] Business Dashboard, From Excel to Power BI Strategi Implementasi PP 20 tahun 2026 (PPh Final UMKM) dan Mitigasi Risiko SP2DK

[X]
×