kontan.co.id
banner langganan top
| : WIB | INDIKATOR |
  • EMAS 2.640.000   15.000   0,57%
  • USD/IDR 18.013   50,00   0,28%
  • IDX 5.745   49,44   0,87%
  • KOMPAS100 744   8,79   1,19%
  • LQ45 565   8,75   1,57%
  • ISSI 199   0,85   0,43%
  • IDX30 321   4,92   1,56%
  • IDXHIDIV20 395   5,89   1,52%
  • IDX80 85   1,16   1,39%
  • IDXV30 107   1,21   1,14%
  • IDXQ30 103   1,26   1,24%

Prabowo Pastikan Akan Balas Kunjungan Kenegaraan Presiden Belarus


Kamis, 02 Juli 2026 / 15:31 WIB
Prabowo Pastikan Akan Balas Kunjungan Kenegaraan Presiden Belarus
ILUSTRASI. Presiden Prabowo Subianto di Gedung DPR/MPR RI, Rabu (20/5/2026) (Youtube/TV Parlemen/Dok)


Reporter: Lailatul Anisah | Editor: Tri Sulistiowati

KONTAN.CO.ID - JAKARTA. Presiden Prabowo Subianto memastikan akan melakukan kunjungan balasan ke Belarus setelah menerima kunjungan kenegaraan Presiden Belarus Alexander Lukashenko di Istana Merdeka, Jakarta, Rabu (2/7).

Komitmen tersebut disampaikan Prabowo dalam pernyataan pers bersama usai pertemuan bilateral kedua kepala negara. Menurutnya, kunjungan balasan itu diharapkan semakin mempererat hubungan diplomatik sekaligus memperluas kerja sama antara Indonesia dan Belarus.

“Yang Mulia Presiden Lukashenko, sekali lagi saya ingin menyampaikan apresiasi dan penghargaan atas kunjungan kenegaraan Yang Mulia untuk kedua kalinya ke Indonesia. Tentunya saya juga akan membalas kunjungan ini,” ujar Prabowo.

Baca Juga: Kejagung Tetapkan Sekretaris Deputi BGN Sebagai Tersangka dalam Kasus Korupsi MBG

Prabowo mengatakan hubungan Indonesia dan Belarus saat ini memasuki fase yang semakin erat. Hal itu ditandai dengan peluncuran Roadmap Penguatan Kerja Sama Indonesia-Belarus 2026–2030 yang akan menjadi panduan pengembangan hubungan bilateral kedua negara dalam lima tahun mendatang.

Menurut Prabowo, kedua negara juga sepakat memperkuat kerja sama di berbagai sektor strategis, khususnya ketahanan pangan. Indonesia dan Belarus akan meningkatkan kolaborasi di bidang pertanian modern, penyediaan pupuk, teknologi pertanian, hingga alat berat.

Selain itu, kedua negara akan memperluas kemitraan ekonomi melalui pengembangan industri, modernisasi pertanian, penguatan rantai pasok, serta kerja sama teknologi yang mendukung agenda pembangunan nasional masing-masing.

Di sektor perdagangan, Prabowo menyampaikan apresiasi kepada Belarus yang telah merampungkan proses ratifikasi Indonesia–Eurasian Economic Union Free Trade Agreement (I-EAEU FTA). Ia berharap proses ratifikasi di Indonesia juga dapat segera diselesaikan sehingga membuka peluang perdagangan yang lebih besar.

Kedua pemimpin negara juga membahas peluang peningkatan investasi melalui skema joint venture antara pelaku usaha Indonesia dan Belarus, khususnya pada sektor manufaktur, otomotif, kendaraan berat, dan agroindustri.

Selain kerja sama ekonomi, Indonesia dan Belarus turut menyepakati sejumlah dokumen kerja sama di bidang kesehatan, kebudayaan, sains dan teknologi, akreditasi nasional, pelaporan transaksi keuangan, jasa keuangan, hingga pertahanan.

Prabowo menilai seluruh kesepakatan tersebut menjadi fondasi bagi hubungan bilateral yang lebih kuat pada masa mendatang. Menurutnya, kunjungan Presiden Lukashenko dan rencana kunjungan balasan Indonesia akan semakin memperkuat kemitraan strategis kedua negara.

“Saya yakin momentum ini akan semakin memperkuat kemitraan Indonesia-Belarus dan membuka peluang kerja sama yang lebih luas dengan hasil nyata yang bermanfaat bagi kesejahteraan dan kemakmuran kedua rakyat kita,” kata Prabowo.

Baca Juga: Tabungan APBN Tergerus! Saldo Anggaran Lebih (SAL) Menyusut Rp 19 Triliun Setahun

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News




TERBARU

[X]
×